Kapolda Jatim Ancam Tindak Tegas Produsen dan Penjual Balon Udara

Ilustrasi menerbangkan balon (drhelmspickett.com)
19 Juni 2018 09:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Machfud Arifin, melarang masyarakat Ponorogo menerbangkan balon udara. Kapolda juga meminta kapolres dan jajaran menindak tegas bagi produsen maupun penjual balon udara.

Hal itu dikatakan Kapolda Jatim saat mengunjungi Polres Ponorogo, Senin (18/6/2018) siang. Kapolda berkunjung ke Ponorogo karena melihat penerbangan balon udara sudah menjadi tradisi masyarakat setempat saat perayaan Idulfitri. Meski sudah ada imbauan dan larangan, masyarakat Ponorogo masih nekat menerbangkan balon udara tersebut.

Machfud Arifin juga mengapresiasi langkah Polres Ponorogo  menyita 105 balon udara tanpa awak dari masyarakat dalam tiga hari terakhir. ‘’Saya sangat mengapresiasi kinerja Polres Ponorogo dan Kodim 0802/Ponorogo yang terus bergerak cepat dalam mencegah penerbangan balon udara tanpa awak,’’ kata Kapolda dalam siaran pers Polres Ponorogo.

Menurut dia, balon udara tanpa awak yang diterbangkan ini sangat mengganggu penerbangan. Ketinggian balon udara tanpa awak di udara mencapai 35.000 kaki.

‘’Ketinggian 35.000 kaki itu sudah mencapai jalur penerbangan. Kalau masuk mesin pesawat bisa dibayangkan risikonya, pesawat bisa jatuh penumpangnya bisa bisa tidak selamat,’’ jelas dia.

Kapolda menegaskan balon udara tanpa awak ini sangat membahayakan penerbangan. Dia berjanji akan memberi efek jera dan memproses hukum warga yang melanggar aturan UU Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan dengan hukuman 3 tahun dan denda Rp1 miliar.



Tokopedia