Lomba Kampung Pilkada Meriahkan Pilbup di Nganjuk

ilustrasi pilkada. (Solopos/Whisnu Paksa)
13 Juni 2018 01:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, NGANJUK -- Guna menaikkan tingkat partisipasi warga dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nganjuk 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, menyelenggarakan lomba kampung pilkada. 

"Kami sengaja membuat lomba tersebut, salah satunya ingin menaikkan tingkat partisipasi warga menggunakan hak pilihnya. Di pemilu sebelumnya tingkat partisipasi warga 65 persen, kami ingin lebih menaikkan lagi," kata Komisioner KPU Kabupaten Nganjuk Muchiyin di Nganjuk, Selasa (12/6/2018).

Muchiyin mengatakan lomba itu diikuti perwakilan dari 20 kecamatan di Kabupaten Nganjuk. Setiap kecamatan mengirimkan satu desa yang nilai terbaik di kecamatan itu dan paling siap untuk ikut lomba.

Dalam lomba tersebut, beberapa yang dinilai antara lain antusiasme warga untuk menyambut Pilkada 2018, lalu terkait dengan tingkat partisipasi pemilih, sedikit atau banyak pelanggaran di desa tersebut, misalnya, adanya temuan politik uang atau tidak.

"Sedikit atau banyak pelanggaran yang muncul dan tidak diinginkan misalnya politik uang. Itu juga menjadi indikator penilaian. Lalu ada pemangku kebijakan di masyarakat, camat, lurah, ikut berpartisipasi mendorong atau tidak," tutur dia.

Muchiyin menambahkan dalam penilaian tersebut penyelenggara pemilu baik PPK (panitia pemilihan kecamatan), PPS (panitia pemungutan suara), hingga KPPS (ketua panitia pemungutan suara) juga dinilai, termasuk keterbukaan secara administrasinya.

Contohnya, soal DPT (daftar pemilih tetap) apakah ditempel di tempat sesuai dengan aturan atau tidak.

Untuk saat ini, berkas dari 20 desa tersebut sudah masuk ke KPU Kabupaten Nganjuk. Nantinya masing-masing desa akan dilakukan penilaian oleh tim baik dari unsur KPU, panwas, hingga unsur profesional di Kabupaten Nganjuk.

"Kami akan melakukan penilaian nantinya, jadi ada tim ke lapangan. Setelah dinilai, nanti dirapatkan. Untuk formulir juga sudah disiapkan, jadi tinggal pleno nantinya," ujarnya.

Nantinya dari akan diambil empat pemenang, yaitu juara utama dan juara 1,2, serta tiga. Yang menang akan mendapatkan hadiah dari panitia yang diserahkan setelah pilkada.

Pilkada Kabupaten Nganjuk 2018 diikuti tiga pasangan calon, yaitu nomor urut 1, Novi Rahman Hidayat-Marhaen Djumadi, lalu pasangan calon nomor urut 2, Siti Nurhayati-Bimantoro Wiyono dan pasangan calon nomor urut 3, Desy Natalia Widya-Ainul Yakin.

Jumlah DPT Kabupaten Nganjuk untuk Pilkada 2018 adalah 848.567 pemilih yang tersebar di 20 kecamatan. Dari jumlah DPT itu, jumlah pemilih laki-laki mencapai 423.321 pemilih sedangkan sisanya adalah perempuan. Aspirasi mereka akan disalurkan di 2.079 tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh kecamatan Kabupaten Nganjuk.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara