Hasil Pengumpulan Zakat Fitrah di Kota Madiun Menurun

Ilustrasi zakat fitrah. (Solopos/Nicolous Irawan)
12 Juni 2018 08:20 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN – Pengumpulan zakat fitrah 2018 di Kota Madiun turun menjadi 14 ton. Padahal pada perayaan Idulfitri 2017, beras zakat fitrah yang dikumpulkan mencapai 19 ton.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kota Madiun, Eddie Sanyoto, mengatakan pemungutan zakat fitrah baru dimulai pertengahan Mei hingga awal Juni 2018. Dia mengakui perolehan beras zakat pada tahun ini tidak sebanyak tahun sebelumnya.

"Waktu penerimaan terlalu pendek. Itu menjadi salah satu penyebab jumlah penerimaan zakat tidak sebanyak tahun lalu," kata dia dalam siaran pers yang dikutip Madiunpos.com, Senin (11/6/2018).

Eddie menyampaikan zakat yang dikumpulkan itu akan dibagikan ke seluruh kelurahan se-Kota Madiun. Selain akan disalurkan ke kelurahan, zakat fitrah ini juga akan disalurkan ke pondok pesantren, panti asuhan, organisasi atau lembaga Islam, dan dibagikan secara keliling untuk duafa yang tidak terdata.

Wali Kota Madiun, Sugeng Rismiyanto, menyampaikan zakat yang terkumpul cukup banyak sehingga butuh enam mobil untuk mengangkutnya.

Selain berbagi kebahagiaan, kata dia, zakat juga dapat menekan kelangkaan kebutuhan pokok. Zakat juga dapat turut mengendalikan lonjakan harga kebutuhan pokok terutama beras sebelum Lebaran.

“Ini semoga bisa meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat yang kurang beruntung,’’ jelas dia.