Hendak Itikaf di Masjid, Pelajar Ponorogo Meninggal Tertabrak Mobil

Polisi beserta keluarga korban membawa jenazah Syamsul Arifin, siswa yang ditabrak mobil tak dikenal di jalan raya Mlarak-Sambit, Minggu (10/6 - 2018). (Istimewa)
11 Juni 2018 08:30 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO – Seorang siswa SMP yang hendak melaksanakan itikaf di masjid Jami' Mlarak  menjadi korban tabrak lari. Siswa bernama Syamsul Arifin, 15, itu mengalami luka-luka dan meninggal dunia setelah ditabrak mobil dengan identitas yang tidak diketahui.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Badri, mengatakan kecelakaan itu terjadi di jalan raya Mlarak-Sambit tepatnya di majid Jami' Mlarak, Minggu (10/6/2018) sekitar pukul 02.00 WIB.

Pada saat itu, siswa asal Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, tersebut bersama temannya berjalan beriringan di jalan raya Mlarak-Sambit. Siswa SMP Muhammadiyah 7 Mlarak itu hendak melaksanakan itikaf di masjid Jami' Mlarak.

"Korban bersama-sama temannya hendak ke masjid. Saat itu, korban berada di posisi paling kanan," jelas Badri, Senin (11/6/2018).

Saat para pelajar SMP itu asyik berjalan tiba-tiba datang dari arah selatan ke utara meluncur mobil kemudian menyempret tubuh korban. Korban pun jatuh dan mengalami luka-luka hingga meninggal dunia saat hendak dibawa ke rumah sakit.

Sedangkan pengemudi mobil yang menabrak siswa itu melarikan diri. Hingga kini polisi masih menyelidiki sopir mobil yang menabrak siswa tersebut.