Ini Jalur Alternatif Hindari Macet di Bojonegoro

Rambu peringatan agar pengendara hati/hati. (Solopos/Dok)
11 Juni 2018 09:05 WIB Tri Rahayu Madiun Share :

Madiunops.com, BOJONEGORO -- Demi mengurangi kemacetan arus mudik selama Lebaran, Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro, Jawa Timur, membuat rekayasa jalur alternatif di wilayah Barat di Kecamatan Padangan dan di Timur di Kecamatan Baureno, Bojonegoro.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Aristiyanto Budi Sutrisno, di Bojonegoro, Sabtu (9/6/2018), menjelaskan pemudik baik dari arah Timur Surabaya maupun dari arah Barat Ngawi dan Blora, Jawa Tengah, kalau hanya melalui satu jalur jalan raya di Bojonegoro selalu menimbulkan kemacetan.

Tokopedia

Ia memberikan gambaran dalam beberapa tahun terakhir terakhir jalur jalan raya di Kecamatan Padangan selalu macet total akibat pemudik dari arah Ngawi juga Blora, Jawa Tengah. "Dari arah timur di Kecamatan Baureno, juga sering terjadi kemacetan karena ada kendaraan yang ngeblong selama Lebaran," ujarnya.

Oleh karena itu, menurut dia, dari arah Ngawi menuju Padangan bisa melalui jalur alternatif di Desa Nguken, menuju Ndengok, Kecamatan Padangan. Dengan demikian, lanjut dia, kendaraan dari arah Ngawi tidak harus masuk ke Kecamatan Padangan, tapi bisa memotong untuk selanjutnya menuju Bojonegoro ke arah Surabaya.

Sedangkan arus kendaraan dari arah Cepu, Jawa Tengah, bisa melalui jalur alternatif di Kecamatan Padangan ke arah utara sebelum akhirnya menuju Bojonegoro.

Di wilayah timur di Kecamatan Baureno, bagi kendaraan dari arah Jombang, tidak harus melalui Babat, Lamongan, untuk menuju Bojonegoro atau sebaliknya. Kendaraan bisa melalui jalur alternatif menuju jalan raya di dekat PLN di Kecamatan Baureno.

Polres, menurut dia, sudah memasang rambu-rambu di jalur alternatif di wilayah barat di Kecamatan Padangan dan di wilayah timur di Kecamatan Baureno. "Kami sudah memasang rambu-rambu jalur alternatif di wilayah Timur dan Barat sehari lalu," ucapnya.

Pihaknya juga mewaspadai sejumlah pasar tumpah di Kecamatan Baureno, Kapas, Sumberrejo, Kalitidu, dan kecamatan lainnya.

"Pengamanan arus mudik selama Lebaran dilakukan dengan melibatkan 522 personel gabungan dari polres, TNI, Orari, juga pihak lainnya," kata dia.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya