Jelang Lebaran, Polres Madiun Kota Musnahkan 663 Liter Arjo

Ilustrasi penggerebekan tempat penjualan miras - Solopos/Sunaryo Haryo Bayu
07 Juni 2018 10:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Aparat Polres Madiun Kota memusnahkan 663 liter minuman keras jenis arak jowo (arjo) yang disita selama Operasi Pekat Semeru, 21 Mei hingga 1 Juni 2018. Selain menyita arjo, selama operasi polisi Madiun menindak 19 aksi premanisme.

"Jumlah keseluruhan ada 74 kejadian yang berhasil diungkap selama operasi," kata Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu kepada wartawan di Mapolres setempat, Rabu (6/6/2018).

Nasrun menyampaikan ratusan liter arak jowo itu berhasil disita dari penjual 34 lokasi. Menurut dia, kasus penyalahgunaan miras cukup tinggi di Kota Madiun. Untuk itu, miras menjadi salah satu atensi utama dalam operasi ini.

Dia menyampaikan selama operasi berlangsung polisi juga mengungkap 15 kasus prostitusi dan lima kasus perjudian. "Dari gelaran itu, kami berhasil mengamankan lima tersangka kasus perjudian dan penyalahgunaan narkoba," jelas Kapolres.

Operasi pekat diprioritaskan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Seperti peredaran miras, perjudian, prostitusi, hingga penyalahgunaan narkoba. Ini penting untuk menjaga kekhusyukan ibadah Bulan Puasa.

Dia menuturkan selama Operasi Ketupat Semeru 2018 ada 209 personel yang bersiaga selama perayaan Idulfitri. Petugas yang disiagakan ini akan menjaga dan mengamankan seluruh kegiatan selama perayaan Idulfitri.



Tokopedia