Penumpang KA Dapat Takjil dan Makan Sahur Gratis, Ini Jadwalnya

Kereta Api Mutiara Selatan tiba di Stasiun Madiun, Minggu (8/4/2018) sekitar pukul 13.00 WIB. (Abdul Jalil - Madiunpos.com)
06 Juni 2018 09:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- PT KAI menyiapkan puluhan ribu makanan untuk berbuka puasa (takjil) dan sahur setiap hari bagi pemudik yang menggunakan kereta api mulai H-10 sampai H-1. Namun, tidak semua kereta api mendapatkan fasilitas menu sahur dan buka puasa gratis ini.

Manager Humas PT KAI Daop VII Madiun, Supriyanto, mengatakan PT KAI  mengadakan program pembagian takjil, buka puasa, dan sahur gratis pada 5-14 Juni 2018. Sebanyak 60.700 paket takjil gratis akan diberikan kepada penumpang KA di stasiun keberangkatan yang telah boarding dan memasuki area zona 1 di stasiun keberangkatan.

Takjil gratis ini akan dibagikan ke penumpang menjelang berbuka puasa antara pukul 17.00 WIB sampai 18.30 WIB. Untuk menu buka puasa dan sahur gratis ini, PT KAI akan menyiapkan sekitar 85.206 boks makanan setiap harinya yang akan dibagikan kepada penumpang.

"Namun fasilitas ini tidak berlaku untuk penumpang infant yang pada saat waktu berbuka atau sahur masih berada di dalam salah satu dari 142 perjalanan KA," jelas dia, Selasa (5/6/2018).

Sebanyak 142 perjalanan KA akan mendapatkan takjil dan makan sahur gratis, terdiri atas 65 perjalanan KA penumpangnya diberi takjil dan 50 perjalanan KA penumpangnya diberi makan sahur, sedangkan penumpang 27 perjalanan KA diberi takjil dan makan sahur.

Menu makanan yang disiapkan yaitu mulai dari ayam goreng, nasi goreng, nugget, nasi lemak, dan lainnya. Makanan yang disediakan pun dijamin PT KAI  mulai dari kebersihan dan kesehatannya karena makanan yang diterima penumpang pada saat itu adalah makanan yang dimasak pada hari itu juga.

"Dengan adanya program ini, penumpang yang waktu perjalanannya masuk waktu berbuka puasa atau sahur tidak perlu repot menyiapkan bekal karena kebutuhan makan berbuka dan sahur sudah disediakan PT KAI," jelas dia.

Lebih lanjut, Supriyanto menjelaskan untuk perjalanan KA yang memasuki wilayah PT KAI  Daop VII Madiun dan mendapatkan fasilitas rersebut ada 10 KA yang masuk waktu berbuka dan tujuh KA yang masuk waktu sahur.

KA yang masuk waktu berbuka di wilayah Madiun yaitu KA Pasundan Bandung-Surabaya, KA Jayakarta Surabaya-Pasarsenen, KA Argo Wilis Bandung-Surabaya, KA Sancaka Yogyakarta-Surabaya, KA Sritanjung Surabaya-Lempuyangan, KA Gajayana Malang-Gambir, KA Bangunkarta Surabaya-Gambir, KA Turangga Surabaya-Bandung, KA Bima Surabaya-Gambir, dan KA Sancaka Sore Surabaya-Yogyakarta.

Sedangkan KA yang masuk wilayah Madiun saat sahur yaitu KA Malabar Bandung-Malang, KA Matarmaja Pasarsenen-Malang, KA Bima Gambir-Surabaya, KA Gajayana Gambir-Malang, KA Brantas Pasarsenen-Malang, dan KA Majapahit Pasarsenen-Malang.