Sejumlah Makanan di Pasar Dadakan Kediri Kandung Zat Berbahaya Ini

Ilustrasi sidak makanan. (Solopos/Dok)
05 Juni 2018 15:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, KEDIRI -- Sejumlah makanan yang dijual pedagang di pasar dadakan Kota Kediri diketahui mengandung bahan berbahaya. Hal itu terungkap setelah petugas Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri melakukan pemeriksaan pemeriksaan

"Kami sudah lakukan pemeriksaan ada menemukan sejumlah makanan mengandung bahan berbahaya misalnya zat pewarna, boraks," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri Yetty Sisworini di Kediri, Senin (4/6/2018) sore.

Petugas melakukan pemeriksaan makanan takjil di Jl. Hayam Wuruk, Kota Kediri. Beberapa sampel yang diteliti misalnya mi, janggelan, dan sejumlah makanan lainnya. Petugas lalu memeriksa sampel makanan dan masih mendapati bahan berbahaya terkandung di makanan tersebut.

Pihaknya juga langsung mengomunikasikan hasil temuan itu ke para pedagang, namun mayoritas mereka ternyata juga hanya menjualkan barang dagangan atau tidak membuat sendiri. Petugas tidak dapat berbuat banyak selain melakukan sosialisasi.

"Mereka ternyata menjualkan, namun, kami tetap memberikan imbauan agar para pedagang menjual makanan yang lebih sehat," kata Yetty.

Ia juga mengingatkan, makanan yang mengandung bahan berbahaya bisa tidak sehat untuk tubuh. Bahkan, jika dikonsumsi dalam waktu yang relatif lama bisa memicu terjadinya penyakit berbahaya seperti kanker.

Selain itu, makanan yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan zat pewarna tekstil tidak layak dikonsumsi karena akan berpengaruh pada kesehatan masyarakat.

Jika dikonsumsi dalam jangka panjang juga bisa mengakibatkan kerusakan pada ginjal, dimana seharusnya ginjal yang berfungsi sebagai penyaring zat berbahaya akan bekerja ekstra yang berakibat pada ginjal lemah bahkan bisa mengalami gagal ginjal.

Sebenarnya, makanan yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin bisa dilihat secara visual, salah satunya adalah teksturnya. Apabila makanan basah seperti bakso, mi basah, atau otak-otak ditekan, akan terasa sangat kenyal.

Sedangkan untuk makanan yang mengandung boraks, dapat dites menggunakan tusuk gigi yang terlebih dulu dilumuri kunyit, kemudian dijemur hingga kering. Makanan yang diduga mengandung boraks jika ditusuk dengan tusuk gigi, lalu terjadi perubahan warna setelah beberapa detik diamati.

Untuk itu, Yetty juga meminta agar masyarakat untuk selektif membeli aneka jajanan dengan memilih makanan yang sehat untuk dikonsumsi. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara