Perbaikan Kelar, Jembatan Lamongan-Tuban Dibuka H-10 Lebaran

Petugas mengevakuasi truk di jembatan Widang yang runtuh, Tuban, Jawa Timur, Selasa (17/4 - 2018). (Antara/Aguk Sudarmojo)
31 Mei 2018 16:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, TUBAN -- Jembatan Widang di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang ambruk pada 17 April 2018 lalu kini sudah selesai diperbaiki dan siap dibuka kembali pada H-10 Lebaran 1439 Hijriah.

Namun pemanfaatan jembatan yang melintang di atas Sungai Bengawan Solo masih menunggu pelaksanaan uji coba selama tiga hari.

"Perbaikan jembatan Widang sudah selesai. Hanya tinggal menyempurnakan dengan melakukan pengecoran di sisi-sisi jembatan," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban Mudji Slamet, yang dihubungi, Rabu (30/5/2018).

Menurut dia, jembatan Widang yang menghubungkan Lamongan dengan Tuban yang ambruk pada 17 April lalu diperbaiki dengan mengganti jembatan baru.

"Perbaikan jembatan Widang mengganti dengan jembatan baru bukan jembatan bailey," ujarnya.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya, lanjut dia, memastikan jembatan Widang sudah bisa dimanfaatkan H-10 Idulfitri.

"Tapi sebelum dimanfaatkan untuk umum, akan dilakukan uji coba selama tiga hari. Jembatan Widang yang baru kemampuannya sekitar 100 ton," ucapnya.

Ia menambahkan ketika jembatan Widang ambruk pada 17 April lalu dimungkinkan beban kendaraan mencapai lebih dari 100 ton.

Dalam kejadian ambruknya jembatan Widang, tiga truk masuk ke Bengawan Solo, mengakibatkan seorang pengemudi truk meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono bersama jajarannya dan dishub telah melakukan peninjauan jembatan Widang, Senin (28/5/2018). Dalam kunjungannya itu, rombongan berjalan kaki melalui jembatan Widang yang sudah selesai diperbaiki.

Kapolsek Babat, Lamongan Kompol Agus Wahono, juga membenarkan jembatan Widang yang baru akan dimanfaatkan untuk umum H-10 Idulftri. "Ya H-10 jembatan Widang sudah dimanfaatkan," ucapnya.

Akibat ambuknya jembatan Widang bagian barat, kendaraan dengan beban berat dilarang melalui jembatan Widang di bagian timur. Kendaraan beban berat dari arah Jakarta dialihkan melalui jalur Pantura Gresik, sedangkan dari arah Surabaya dialihkan melalui jalur jalan raya di Bojonegoro.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara