Harga Telur Ayam Madiun Turun Jadi Rp21.000/Kg

Penjual barang kebutuhan pokok di Pasar Besar Madiun, Ny. Mul, membungkus telur ayam untuk pembeli di kiosnya, Senin (7/5 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
24 Mei 2018 14:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Harga telur ayam di pasar tradisional Kota Madiun menurun siginifikan jadi Rp21.000/kg. Pada awal Ramadan, harga telur sempat menembus Rp25.000/kg.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun, Muntoro Danardono, mengatakan harga telur turun karena jumlah pasokan sangat banyak sehingga harga bisa ditekan. Pada Bulan Puasa ini kebutuhan telur ayam di Kota Madiun mencapai 300 ton per pekan.

"Saat ini sudah turun harga. Pasokan telur ayam ini dari luar daerah. Kalau mengandalkan dari wilayah kota tentu tidak mencukupi. Kami jamin sampai Lebaran nanti telur masih tetap ada dan stoknya melimpah," jelas dia saat melakukan pemantauan harga di Pasar Besar Kota Madiun, Rabu (23/5/2018).

Sedangkan daging ayam harganya masih tinggi yaitu Rp34.000/kg. Muntoro menyampaikan harga daging ayam masih tinggi karena banyak peternakan ayam di Kota Madiun tutup setelah diprotes masyarakat.

"Pengusaha peternakan ayam di Kota Madiun banyak yang tutup. Lokasi peternakan banyak yang diprotes masyarakat karena dianggap mengganggu lingkungan," jelas dia.

Kondisi ini membuat pasokan ayam di wilayah kota minim dan lebih banyak mengandalkan pasokan dari luar daerah sehingga harga jualnya juga tinggi. Selain telur ayam, sejumlah bumbu dapur juga turun harga.

Seorang pedagang sayuran, Juadi, mengatakan harga bumbu-bumbu banyak yang mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi. Seperti bawang putih yang awalnya Rp35.000/kg, saat ini turun dengan harga Rp30.000/kg. Bawang merah saat ini harganya Rp28.000/kg, sebelumnya seharga Rp30.000/kg.

"Harga cabai rawit yang awalnya Rp30.000/kg sekarang turun menjadi Rp25.000/kg. Harga sayuran masih standar," jelas dia.



Tokopedia