Hipmi Jatim Buka 10 Ummart untuk Latih Santri Berwirausaha

Pengurus Hipmi Jatim membagikan pin dan takjil kepada pengguna jalan di Jl. Pahlawan Kota Madiun, Selasa (22/5/2018). ( - Madiunpos.com/Abdul Jalil)
23 Mei 2018 15:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Timur telah membuka toko ritel di lingkungan pesantren yang diberi nama Umat Mart atau Ummart. Rencananya, Hipmi juga mengembangkan Ummart di wilayah Madiun.

Ketua Hipmi Jawa Timur, Mufti Anam, mengatakan saat ini Hipmi Jatim telah me-launching 10 Ummart di beberapa wilayah di Jawa Timur. Pembukaan 10 ritel Ummart ini menjadi pilot project untuk pembukaan ritel serupa di beberapa wilayah lainnya.

Dia mengklaim meski baru dua pekan di-launching, Ummart mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.

Melalui Ummart ini, kata Mufti, Hipmi ingin mendampingi santri di pesantren untuk menjadi pengusaha. Selama ini Hipmi juga telah melakukan monitoring terhadap santri. Tetapi santri belum bisa terlibat langsung dalam kegiatan usaha atau bisnis tertentu karena berbagai kendala.

"Kami di awal ini akan memberi pendampingan kepada 100 santri untuk belajar berbisnis," ujar dia saat di Kota Madiun, Selasa (22/5/2018).

Mufti menuturkan selama ini warung dan koperasi kesulitan bersaing dengan retail modern. Kehadiran Ummart ini salah satunya untuk laboratorium bisnis bagi para santri. Nantinya di wilayah Madiun juga akan dikembangkan Ummart.

Ketua Hipmi Kota Madiun yang juga salah satu penggagas Ummart, Andro Rohman, mengatakan selain mendampingi 100 santri untuk belajar berwirausaha, produk yang dijual di Ummart 30% adalah produk UMKM.

"Kita ga jual alat kontrasepsi, minuman beralkohol. Kami menjual rokok juga sesuai fatwa ulama setempat. Tapi kami ga akan mendisplay produk rokok," terang dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tokopedia