Kota Madiun Butuh Bawang Merah 15,34 Ton/pekan

Ilustrasi bawang merah (Solopos/Sunaryo Haryo Bayu)
23 Mei 2018 05:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Kebutuhan komoditas bawang merah bagi masyarakat di Kota Madiun mencapai 15,34 ton per pekan. Pasokan bawang merah untuk wilayah yang dijuluki Kota Gadis tersebut didatangkan dari luar daerah, yakni wilayah Kabupaten Nganjuk.

"Dari jumlah tersebut, untuk stok atau ketersediaan di pasaran setelah kami cek ke lapangan mencapai 20 ton per minggu/pekan. Jadi tergolong cukup," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun Muntoro Danardono Muntoro di Madiun, Selasa (22/5/2018).

Adapun, harga bawang merah saat ini di sejumlah pasar tradisional Kota Madiun berkisar antara Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram. Harga tersebut naik dari sebelumnya yang mencapai kisaran Rp20.000 hingga Rp25.000 per kilogram.

Pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun mengklaim semua jenis sayur mayur  tidak diproduksi sendiri di wilayah Kota Madiun.

"Dengan demikian, praktis semua kebutuhan sayur mayur di Kota Madiun dipasok dari luar daerah. Seperti Kabupaten Magetan dan wilayah kabupaten sekitar," tutur Muntoro.

Menyinggung harga komoditas bawang merah yang naik di pasaran, hal itu disebabkan karena permintaan sedang banyak di saat memasuki momentum Ramadan dan Lebaran.

Selain itu, kenaikan harga bawang tersebut juga karena faktor musiman. Sentra produksi terdekat, yakni Kabupaten Nganjuk, belum memasuki masa panen.

Guna menekan harga bawang merah semakin tinggi, pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan instansi terkait lainnya untuk menjaga kelancaran distribusi barang dari sentra produksi.

Pihaknya juga bekerja sama dengan tim Satgas Pangan Kota Madiun untuk mengantisipasi aksi penimbunan barang yang rawan terjadi saat Ramadan dan Lebaran.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

 

Sumber : Antara