2 KA Rute Madiun Terlambat 4 Jam, Ini Penyebabnya

Ilustrasi kereta api (Kai.id)
22 Mei 2018 11:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Dua perjalanan kereta api (KA) yang melewati Madiun mengalami keterlambatan hingga mencapai 253 menit atau lebih dari 4 jam pada Selasa (22/5/2018).

Keterlambatan kereta ini dipicu adanya kerusakan jembatan di KM 449+877 antara Stasiun Soka dan Stasiun Kebumen di wilayah Kecamatan Pejagoan, Kebumen, Jawa Tengah.

Manager Humas PT KAI  Daop VII Madiun, Supriyanto, mengatakan ada dua KA yang mengalami keterlambatan tiba di Stasiun Madiun pada Selasa yaitu KA Kahuripan dan KA Turangga, keduanya dari Bandung.

Dia menuturkan pada Selasa sekitar 00.38 WIB, pusat pengendali PT KAI  Daop V Purwokerto menerima informasi dari petugas di Stasiun Kebumen ada gangguan pada jembatan KA di KM 449+877 antara Stasiun Soka dan Stasiun Kebumen. Saat itu jembatan tidak bisa dilalui KA.

"Petugas kemudian datang ke lokasi dan mulai melakukan perawatan prasarana wilayah Kebumen. Secara cepat, petugas memperbaiki dan jembatan sudah bisa dilalui secara normal pada pukul 03.00 WIB," jelas dia, Selasa pagi.

Supriyanto mengatakan ada dua perjalanan KA dari Bandung menuju Madiun yang mengalami keterlambatan. Kedunya yaitu KA Kahuripan relasi Kiaracondong-Madiun-Blitar terlambat sekitar 230 menit atau sekitar 3 jam 50 menit dari jadwal kedatangan di Madiun pada 05.26 WIB menjadi 09.16 WIB.

KA Turangga relasi Bandung-Madiun-Surabaya Gubeng terlambat sekitar 253 menit atau 4 jam 13 menit dari jadwal awal 05.39 WIB menjadi 09.52 WIB.

Untuk mengurangi keterlambatan keberangkatan khusus KA Kahuripan, petugas Daop VII melakukan rekayasa operasional perjalanan. Rekayasa tersebut yaitu KA Kahuripan yang diperkirakan datang di Stasiun Madiun pukul 09.16 WIB akan dikurangi 2 kereta dan ditinggal di Stasiun Madiun. Ini untuk dilakukan perawatan dan pembersihan.

Selanjutnya, sisa rangkaian melanjutkan perjalanan mengantar penumpang menuju Stasiun Caruban dan Stasiun Blitar. Sedangkan untuk keberangkatan dari Blitar pukul 12.10 WIB, KA Kahuripan relasi Blitar-Madiun menggunakan rangkaian cadangan yang sudah disiapkan dan sudah dilakukan perawatan dan pembersihan di Stasiun Blitar.

"Sesampainya di Stasiun Madiun, ditambahkan dua kereta dan KA Kahuripan Madiun-Kiaracondong berjalan normal sesuai jadwal pukul 15.14 WIB," ungkap Supriyanto.

Menurut dia, rekayasa ini untuk mengurangi keterlambatan KA yang terdampak itu. Sedangkan kondisi kereta cadangan dipastikan bersih dan terawat.

"PT KAI mohon maaf atas keterlambatan perjalanan KA dari arah Bandung. PT KAI akan selalu memastikan keselamatan perjalanan KA serta kenyamanan penumpang dengan melakukan upaya-upaya cepat, dengan tetap memperhatikan dan mengutamakan keselamatan," terang dia.