Keceriaan Bocah Ngabuburit Sambil Nonton Kereta Lewat di Madiun

Warga menyaksikan kereta yang melewati rel di dekat Stasiun Madiun, Minggu (20/5 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
21 Mei 2018 05:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Puluhan anak-anak berlarian di rel kereta api di dekat Stasiun Madiun, Minggu (20/5/2018) sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka terlihat riang gembira saat menyusuri rel. Orang tua yang mendampingi secara seksama mengawasi setiap gerak gerik anaknya.

Anak-anak ini menunggu kereta api yang lewat melalui jalur tersebut baik dari arah barat maupun timur. Mereka sudah mendatangi lokasi tersebut sekitar pukul 15.00 WIB. Semakin sore orang yang datang semakin banyak.

Aktivitas seperti ini bisa dijumpai selama Ramadan, warga menghabiskan waktu untuk ngabuburit di sekitar stasiun menunggu kedatangan kereta.

Dipa Kali Fatullah Zahabi, 4, terlihat sabar menunggu kedatangan kereta yang hendak melewati jalur itu. Dipa melihat kereta itu bersama ayahnya, David.

Sesekali Dipa dihalau ayahnya untuk tidak terlalu mendekat ke rel kereta api. Kemudian warga Banjarejo, Madiun, ini segera membopong dan mendekap si buah hati.

Saat berbincang dengan Madiunpos.com, David menceritakan anaknya sangat senang melihat kereta api. Untuk itu, pada sore ini mengajak anaknya untuk ngabuburit menunggu azan Magrib di dekat Stasiun Madiun.

"Anak saya senang sekali melihat kereta. Dia sering banget ke sini. Biasanya didampingi ibunya. Karena ibunya masih kerja, jadi saya yang menemani," jelas dia.

Menurut David, tempat ini menjadi salah satu lokasi favorit ngabuburit warga Madiun. Hampir setiap sore puluhan orang datang untuk menyaksikan kereta lewat di lokasi ini.

Namun, dia mengakui orang tua harus lebih waspada saat membawa anaknya di lokasi ini. Hal ini karena kalau tidak waspada, bisa-bisa menimbulkan sesuatu yang tidak diinginkan. Karena rel dekat stasiun ini menjadi jalur kereta yang cukup padat.

"Harus lebih waspada lah. Orang tua jangan main handphone terus," ujar dia yang lokasi rumahnya berjarak sekitar 5 km dari Stasiun Madiun.

Di sekitar Stasiun Madiun, banyak pedagang berjualan jajanan dan menyewakan wahana permainan. Sehingga, suasana di lokasi ngabuburit semakin meriah.

Wajah anak-anak itu semakin ceria saat melihat kereta lewat. Tawa dan keceriaan mereka tergambar kuat saat suara azan Magrib berkumandang.

Manajer Humas Daops VII Madiun, Supriyanto, mengingatkan warga harus lebih hati-hati dan waspada saat berada di dekat rel kereta api untuk ngabuburit. Dia berharap masyarakat juga menjaga keamanan kereta dengan tidak melempari kereta dengan batu. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya