Tak Dibelikan Handphone, Seorang Anak di Ponorogo Nekat Bakar Rumah

Petugas memadamkan api yang berkobar di rumah milik Gumbrek di Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Jumat (18/5 - 2018). (Istimewa/Polres Ponorogo)
19 Mei 2018 11:45 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO – Sebuah rumah di Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Ponorogo, milik Gumbrek, 50, ludes dilalap api, Jumat (18/5/2018) siang. Diduga rumah itu dibakar anaknya sendiri karena jengkel tidak dibelikan handphone.

Kapolsek Jambon, AKP Djoko W, membenarkan kebakaran terjadi di rumah milik warga bernama Gumbrek. Petugas kemudian menghubungi pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Warga setempat juga ikut memadamkan api yang sudah membara.

Keterangan dari sejumlah saksi, kata dia, kebakaran itu diduga karena sengaja dibakar anak kandung korban. Diduga anak berinisial AG itu marah-marah setelah tidak dibelikan handphone.

"Diduga anak pemilik rumah ini marah dan keluar rumah dengan membakar kayu di halaman. Kemudian api membakar rumah," kata dia, Jumat.

Setelah api membakar rumah tersebut, anak itu berjalan pergi dari kobaran api. Sedangkan orang tuanya sedang bekerja. Api diketahui sudah melalap seluruh rumah. Hingga akhirnya pemadam datang dan memadamkan api.

Kerugian yang diderita korban yaitu mencapai Rp75 juta, hampir seluruh perabot rumah dan uang tunai Rp3 juta ludes terbakar. Sedangkan AG yang diduga pelaku pembakaran sudah dibawa ke Mapolsek untuk dimintai keterangan.

 

Tokopedia