TNI, Polri, FKUB, dan MUI Ponorogo Bentuk Tim Penangkal Radikalisme

Warga membawa spanduk saat aksi solidaritas lawan terorisme di halaman TMP Radin Wijaya, Blitar, Jawa Timur, Minggu (13/5 - 2018) malam. (Antara/Irfan Anshori)
19 Mei 2018 03:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Sejumlah elemen di Kabupaten di Ponorogo yakni TNI, Polri bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat sepakat membentuk Tim Terpadu Penangkal Ideologi Radikal.

Kesepakatan pembentukan tim terpadu tersebut tercapai dalam sebuah diskusi yang melibatkan komponen Kodim, Polres, FKUB dan MUI di Makodim Ponorogo, Rabu (16/5/2018).

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat di Ponorogo untuk bersatu padu dalam rangka menangkal bahaya radikalisme dan terorisme," kata  Kapolres Ponorogo AKBP Radiant  dalam diskusi tersebut. 

Senada dengan Kapolres, Wakil Ketua FKUB Kabupaten Ponorogo, Maftuh Bahrul Ilmi, juga mengajak semua pihak menangkal kelompok radikal yang menyebarkan ajaran menyimpang.

"Kita sebagai umat beragama harus bersatu dalam menangkal aksi kelompok radikal yang mengajarkan tindakan menyimpang dan tidak sesuai dengan ajaran agama mana pun," ungkap dia tegas.

Pada kesempatan itu, Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto menyampaikan pemaparan dilanjutkan dengan pemutaran video TNI AD yang berisi ajakan untuk menangkal bahaya terorisme.

"Terorisme adalah musuh kita bersama, musuh semua bangsa dan musuh semua agama," kata Made Sandy.

Dalam diskusi tersebut, seluruh peserta yang hadir berkomitmen segera merealisasikan kesepakatan membentuk tim terpadu sesuai dengan mekanisme yang berlaku guna menangkal ideologi radikal.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara