Bulog Gelontorkan 8,3 Ton Beras ke 3 Pasar di Kota Madiun

Kepala Bulog Sub Divre IV Madiun, Heriswan, menunjukkan sejumlah produk Bulog di kantor Bulog Madiun, Kamis (10/5 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
19 Mei 2018 05:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Sebanyak 8,3 ton beras telah digelontorkan ke sejumlah pasar tradisional di Kota Madiun, Jawa Timur, guna menstabilkan harga kebutuhan pokok tersebut selama momentum bulan Ramadan dan Lebaran 2018.

"Beras-beras tersebut disalurkan oleh tim satgas Bulog Madiun ke Pasar Besar, Pasar Sleko, dan Pasar Sri Jaya. Sampai hari ini sudah digelontorkan lebih dari 8,3 ton beras dan masih terus bertambah," ujar Kepala Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Subdivre IV Madiun Heriswan di Madiun, Jumat (18/5/2018).

Dia menambahkan penggelontoran beras tersebut dilakukan dalam rangka gerakan stabilisasi harga pangan yang bertujuan untuk menjaga kestabilan harga di pasaran di saat tingginya permintaan konsumen selama bulan Ramadan dan Idulfitri.

Tidak hanya itu, pihaknya dengan bermitra bersama RNI dan PPI juga menyalurkan beras dan sejumlah komoditas pangan lainnya dalam kegiatan operasi pasar di beberapa tempat yang telah ditentukan oleh kedua BUMN tersebut.

Heriswan menambahkan bersama Dinas Perdagangan, tim satgas pangan, dan tim pengendali inflasi daerah (TPID) Kota Madiun, Bulog juga menyalurkan sejumlah komoditas pangan dalam operasi pasar yang digelar di tiap kelurahan yang ada di Kota Madiun.

Di antaranya menyalurkan beras, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, dan telur ayam ras. Komoditas tersebut dijual ke masyarakat dengan harga lebih murah dari harga pasaran.

"Semua kegiatan tersebut bertujuan untuk menekan harga barang supaya tidak terjadi gejolak selama momentum puasa dan lebaran kali ini," imbuhnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat tidak perlu panik dan membeli barang secara berlebihan, karena stok pangan dijamin pemerintah dalam kondisi aman.

Tokopedia

Sumber : Antara