11 Pelanggan Premium di Jatim Nikmati 25 Juta VA Listrik

Petugas PLN - JIBI/Paulus Tandi Bone
17 Mei 2018 05:05 WIB Peni Widarti Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- PT Perusahaan Listrik Negara/PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur (Jatim) mampu menjual tenaga listrik dengan total daya tersambung mencapai 25 juta VA dari 11 pelanggan premium dalam program Super Power.

Adapun 11 pelanggan premium tersebut di antaranya PT Sinar Galaxy, PT Pakuwon Jati (Food Junction), Rumah Sakit Islam Surabaya, Rumah Sakit Haji Surabaya, Rumah Sakit Radegansari Husada, PT Mega Global Food Industry, PT Unimos, PT Lumina Packaging, PDAM Karang Pilang, JO Mutiara Kartika Abdael (Perumahan Grand Harvest) dan Rumah Sakit Siti Khotijah Surabaya.

Ramadan Ekstra - Promo Belanja Kebutuhan Lebaran 2018 - Tokopedia

General Manager PLN Distribusi Jawa Timur, Bob Saril, mengatakan sejak diluncurkannya Program Super Power, PLN Distribusi Jatim gencar melakukan promosi mengenai berbagai produk layanan super power salah satunya layanan premium yang menjamin kualitas pasokan listrik kepada pelanggan.

"Pelanggan premium mendapatkan keandalan yang lebih tinggi dibanding layanan reguler karena akan disuplai lebih dari satu pasokan listrik [alternative supply] sehingga tidak mengalami pemadaman saat terjadi gangguan di jalur utama," katanya dalam rilis, Selasa (15/5/2018).

Selain itu, katanya, jaminan kemudahan berkoordinasi dengan kehadiran account executive, dan juga bersedia untuk memberikan kompensasi kepada pelanggan premium bila sewaktu-waktu terjadi pengurangan daya.

Manajer Personalia dan Legal, PT Mega Global Food Industry, Supragono mengatakan pihaknya memilih layanan premium karena diyakinj dapat memberikan jaminan keandalan listrik untuk kegiatan produksi.

"Selain itu layanan inu juga lebih efisien dibandingkan menggunakan genset yang saat ini perizinannya lebih sulit,” katanya.

Wadir Umum dan Keuangan Rumah Sakit Haji Surabaya, Rahayu menambahkan bagi rumah sakit keberadaan listrik sangat dibutuhkan. "Kegiatan operasional rumah sakit tentunya memerlukan keandalan yang tinggi karena berhubungan dengan keselamatan pasien," imbuhnya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya