KPU Kota Kediri Gelar Pertunjukan Seni untuk Tekan Angka Golput

ilustrasi pemilu. (Solopos/Whisnu Paksa)
15 Mei 2018 19:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, KEDIRI -- Untuk mencegah munculnya golput dalam pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 Juni mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri, Jawa Timur, mengadakan pagelaran atau pergelaran seni budaya sebagai sosialisasi pelaksanaan pilkada.

"Kami sosialisasi. Ini anjuran dari KPU [Komisi Pemilihan Umum] Provinsi Jatim yang memerintahkan agar kami sosialisasi dengan menggelar budaya," kata Ketua KPU Kota Kediri Agus Rofik di Kediri, Senin (14/5/2018) malam.

Tokopedia

Dia menambahkan kegiatan sosialisasi itu dilakukan dengan mengundang seluruh elemen masyarakat. Hadir juga dari PPK, PPS yang bertugas di seluruh wilayah Kota Kediri. Mereka turut serta acara pagelaran seni yang digelar di halaman KPU Kota Kediri.

Untuk diketahui. Pilkada Kota Kediri diikuti tiga pasangan calon yakni pasangan Aizzudin - Sujono Teguh Widjaya, petahana Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dan Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah, serta mantan wali Kota Kediri Samsul Ashar dengan pasanganya Teguh Juniadi.

Agus Rofik menambahkan KPU juga berupaya keras untuk menekan angka golput di Kota Kediri. Dari hasil evaluasi beberapa pilkada sebelumnya jumlah angka golput semakin turun. Pada Pilkada 2008, angka golput mencapai 28 persen, dan Pilkada 2013 turun 1 persen menjadi 27 persen.

Gus Rofik, sebutan akrab Agus Rofik, berharap dengan kegiatan ini akan semakin meningkatkan partisipasi masyarakat untuk ikut memberikan hak suaranya di Pilkada 2018. Sebab, dengan memberikan hak suara juga menentukan kepempinan lima tahun ke depan.

"Harapannya pilkada yang akan kami gelar ini lebih diketahui masyarakat dan mereka berkemauan untuk datang ke TPS," katanya.

Selain pagelaran seni budaya, acara itu juga dikemas dengan istigasah dengan harapan pelaksanaan Pilkada 2018 bisa berjalan dengan lancar. Acara dipimpin pemuka agama di Kota Kediri, yang kemudian diikuti oleh seluruh warga yang hadir. 

Setelah istigasah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan selawatan bersama. Ada beberapa grup musik religi yang diundang untuk ikut acara tersebut. Selain itu, juga terdapat atraksi tari sufi yang diperagakan di depan panggung.

Sebelumnya, KPU Kota Kediri juga sudah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 199.271 pemilih. Aspirasi mereka akan disalurkan di 485 TPS di tiga kecamatan, yaitu Pesantren, Kota, dan Mojoroto.

Sumber : Antara