MUI Kota Madiun Amati Hilal Awal Ramadan dari Bojonegoro

Ilustrasi rukyat atau mengamati hilal. (Solopos/dok)
15 Mei 2018 15:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun menyatakan pantauan rukyat untuk penghitungan awal bulan Ramadan 1439 Hijriah dilakukan hari ini, Selasa (15/5/2018). Meski secara hisab awal Ramadan jatuh pada Kamis (17/5/2018), namun tetap harus dibuktikan dengan melihat hilal secara langsung.

"Penghitungan awal Ramadan tetap menggunakan dua metode, yakni hisab dan rukyat. Secara hisab sudah dilakukan. Tinggal menunggu pantauan rukyat yang rencanakan digelar besok Selasa," ujar Ketua MUI Kota Madiun Sutoyo di Madiun, Senin (14/5/2018).

Tokopedia

Dia menambahkan penentuan awal Bulan Puasa juga wajib menunggu keputusan resmi Kementerian Agama yang dijadwalkan menggelar sidang isbat pada Selasa ini.

Adapun, pemantuan hilal untuk Kota Madiun akan dilaksanakan di Bojonegoro. Pemantauan dilakukan perwakilan sejumlah tokoh, seperti perwakilan dari MUI, NU, Muhammadiyah, dan Kemenag Kota Madiun.

"Diperkirakan, awal Ramadan pada tahun ini akan bersama untuk penghitungan NU dan Muhammdiyah. Namun tinggal tergantung rukyat besok," katanya.

Menghadapi Ramadan, Sutoyo mengimbau masyarakat untuk fokus mengutamakan ibadah dan tidak terpengaruh dengan peristiwa teror yang menguncang Tanah Air akhir-akhir ini.

"Diutamakan lebih fokus beribadah. Tidak perlu pusing dengan kejadian teror. Yang penting selalu waspada dimanapun berada," kata dia.

Sutoyo menambahkan pihaknya juga meminta warga Kota Madiun untuk lebih menghargai orang lain dan banyak melakukan kebaikan selama Ramadan berlangsung. Sebab, uungkap dia, bulan penuh berkah tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendapatkan pahala.

"Intinya, memperkaya ibadah. Agar Ramadan tahun ini berjalan lancar dan membuat kita semakin menjadi pribadi yang lebih baik," katanya.

Sumber : Antara