Pasokan Elpiji ke Tulungagung Lancar Meski Kebutuhan Meroket

ilustrasi elpiji melon 3 kg. (Solopos/Dok)
10 Mei 2018 23:05 WIB newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, TULUNGAGUNG -- Kebutuhan elpiji di Kabupaten Tulungagung terus meningkat menjelang Ramadan 2018. Namun sejumlah pedagang yang memiliki izin operasional pangkalan elpiji bersubsidi di Tulungagung mengakui distribusi dari agen saat ini lancar.

"Setiap pagi kami mendapat kiriman dari agen. Lancar kok," ujar Supangat, pemilik usaha pangkalan gas elpiji di Desa Sidorejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung, Rabu (9/5/2018).

Dia menambahkan seluruh elpiji yang ia dapat biasanya langsung didrop ke pengecer- pengecer yang tersebar di beberapa desa di wilayah Kecamatan Kauman, Tulungagung.

Total ada 200 tabung elpiji yang ditampung Supangat setiap harinya. Namun dalam sehari itu juga stok akan cepat habis diambil jaringan pengecernya yang ada 40 unit, serta untuk pelanggan yang diantarkan langsung oleh Supangat dari rumah ke rumah.

Hal senada diungkapkan pemilik usaha pangkalan Safaat di Kelurahan Tamanan, Kecamatan Tulungagung. Meski sempat kehabisan, Safaat mengaku pasokan elpiji di tempatnya lancar.

Hanya memang banyak pembeli nonpelanggan datang untuk membeli dan terkadang dalam jumlah banyak sehingga mengganggu sediaan gas elpiji untuk pelanggan. "Sekarang kami batasi agar ada pemerataan pasokan untuk pelanggan kami," ujarnya.

Di tingkat pangkalan, Supangat maupun Safaat mengaku tetap menjual sesuai HET [harga eceran tertinggi] elpiji melon yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp16.000 per tabung.

Kenaikan harga elpiji biasanya terjadi di tingkat pengecer, namun tidak berselisih banyak. Sekitar Rp1.000 hingga Rp1.500 sehingga per tabung menjadi Rp17.000 atau Rp17.500.

"Kami bina juga pengecer agar tidak menjual melebihi batas normal supaya tidak memberatkan konsumen," ujarnya.

Sebelumnya, pihak PT Manggala Jaya, salah satu agen elpiji terbesar di Tulungagung mengkonfirmasi kelangkaan elpiji ukuran tiga kilogram dalam dua pekan terakhir diduga akibat tingginya permintaan bahan bakar gas bersubsidi itu menjelang Ramadan. Namun mereka memastikan tidak ada pengurangan pasokan.

"Tidak ada pengurangan jatah dari agen. Mungkin karena kebutuhan di masyarakat yang akhir-akhir ini meningkat menjelang Ramadhan dan Lebaran," kata Manajer Pemasaran PT Manggala Jaya Palupi Rahayu.

Ia memastikan sebagai agen pihaknya aktif mengkoordinasikan perkembangan lapangan ke PT Pertamina dalam mengantisipasi fluktuasi sediaan dan pasokan elpiji di tingkat konsumen, khususnya wilayah Tulungagung dan sekitar.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tokopedia

Sumber : Antara