Mentan Bagikan 500 Kelinci untuk 25 Petani Magetan

Andi Amran Sulaiman (Bisnis/Nurul Hidayat)
08 Mei 2018 23:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MAGETAN -- Sebanyak 500 ternak kelinci bantuan dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian diserahkan kepada 25 petani Kabupaten Magetan. Bantuan yang masuk dalam Program Bekerja (Berantas Kemiskinan Rakyat Sejahtera) itu bertujuan mengentaskan kemiskinan di Magetan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam kunjungannya ke Desa Tanjungsari, Kecamatan Panekan, Magetan, Senin (7/5/2018), mendatangi salah satu rumah penduduk dan menyerahkan satu kandang berisi enam kelinci jenis New Zealand.

"Beternak kelinci ini peluang usahanya besar dan potensinya luar biasa untuk dikembangkan karena semakin banyak permintaan," kata Amran Sulaiman.

Mentan menjelaskan Magetan dahulu menjadi daerah lumbung ternak kelinci. Melalui program Bekerja, Mentan ingin mengembalikan kejayaan Magetan sebagai lumbung ternak kelinci.

Lebih lanjut, Amran menekankan konsumsi protein hewani  masyarakat Indonesia harus ditingkatkan agar melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas.

Menurut Andi Amran Sulaiman, kebutuhan protein hewani tidak hanya dari daging sapi, akan tetapi bisa dari daging ayam, telur, daging kelinci, kambing dan domba, serta hasil ternak lainnya.

Mentan menerangkan Program Bekerja atau Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera dilakukan untuk mengentaskan kemiskinan berbasis petanian. Gerakan ini ditargetkan dapat menurunkan angka kemiskinan di bawah 10 persen pada 2018.

Untuk subsektor peternakan, Kementan memfasilitasi bantuan berupa pemberian ayam ternak sebanyak 50 ekor per satu rumah tangga sebagai jangka pendek, dan memberikan benih tanaman perkebunan sesuai komoditas unggulan daerah untuk ditanam di rumah penduduk sebagai solusi jangka panjang.

"Kami mengentaskan kemiskinan di desa-desa karena ada 16 juta saudara kita prasejahtera. Perintah Presiden kita harus beri solusi permanen," kata dia.

Amran menambahkan penduduk yang kurang sejahtera juga diberikan benih untuk menanam lima pohon tanaman perkebunan sesuai unggulan di daerah. Dalam Program Bekerja ini, Kementan juga membentuk satu klaster terdiri dari tiga sampai empat kecamatan yang difokuskan bebas dari kemiskinan.

Sumber : Antara