Kejari Mejayan Usut Dugaan Korupsi Dana Pengelolaan Sampah Rp2 Miliar

ilustrasi korupsi. (Solopos/Whisnu Paksa)
08 Mei 2018 16:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Mejayan Kabupaten Madiun tengah menangani kasus dugaan penyelewengan anggaran pengelolaan sampah tahun 2017 pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat sebesar lebih dari Rp2 miliar.

Terkait kasus dugaan korupsi Madiun itu, pihak Kejari Mejayan telah memeriksa sejumlah orang, salah satunya Kepala DLH Kabupaten Madiun Bambang Brasianto.

Kepada wartawan di Madiun, Senin (8/5/2018), Bambang Brasianto menyatakan pemanggilan dan pemeriksaan yang dilakukan kejari tersebut seputar tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) selaku Kepala DLH Kabupaten Madiun.

"Ini pemeriksaan yang pertama. Seputar tupoksi saja," ujar dia

Menurut Brambang Brasianto, selama lebih dari dua jam diperiksa, pihaknya belum dimintai keterangan terkait dugaan penyalahgunaan anggaran operasional dan pengelolaan sampah tahun 2017 yang mencapai sekitar Rp2 miliar.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Mejayan Kabupaten Madiun Bayu Novrian mengatakan pihaknya telah memanggil sejumlah pihak terkait di DLH Kabupaten Madiun dan rekanan untuk dimintai keterangan sejak pekan lalu.

"Sejumlah pihak sudah dipanggil dan diperiksa. Di antaranya, kepala bidang, pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), panitia penerima hasil pekerjaan, pelaksana atau kontraktor yang melaksanakan kegiatan. Juga kepala dinas sudah kami periksa semuanya," kata Bayu Novrian.

Ia menjelaskan kasus dugaan korupsi Madiun yang ditanganinya tersebut masih dalam tahap pengumpulan bahan keterangan dan data. Sehingga, ungkap Bayu Novrian, semua pihak yang dipanggil tersebut belum berstatus saksi.

"Semua yang dipanggil belum ada statusnya. Baru kami klarifikasi saja," katanya.

Apabila dari hasil klarifikasi tersebut ditemukan bukti yang kuat, maka tahapan kasus akan ditingkatkan ke penyidikan.

Kejari Mejayan Kabupaten Madiun pada pekan lalu telah memanggil dan memeriksa empat pejabat di lingkup DLH Kabupaten Madiun terkait kasus dugaan penyelewengan dana pengelolaan sampah tahun 2017.

Empat pejabat yang diperiksa adalah satu pejabat kepala bidang, satu kepala seksi , dan dua bendahara di DLH Kabupaten Madiun.

Kejaksaan menilai terdapat penyalahgunaan dana pengelolaan sampah, hingga timbul kerugian negara. Kasus tersebut masih didalami lebih lanjut.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara