Miras Magetan: Polisi Sita 1,5 Liter Arak Jowo dari Warung di Maospati

Ilustrasi penggerebekan tempat penjualan miras - Solopos/Sunaryo Haryo Bayu
05 Mei 2018 07:05 WIB Rohmah Ermawati Madiun Share :

Madiunpos.com, MAGETAN -- Seorang pria warga Desa Pesu, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, HD, 31, harus berurusan dengan personel Polsek Maospati Polres Magetan karena kedapatan menyimpan 1,5 liter minuman keras (miras) jenis arak jowo, Jumat (4/5/2018). Arjo tersebut ditaruh dalam botol bekas air mineral.

Seperti dikutip dari laman polresmagetan.com, Jumat, pengungkapan kasus penjualan miras itu berawal dari informasi yang diterima polisi tentang adanya orang sering mabuk di warung milik HD.

Kanit Shabara Polsek Maospati Polres Magetan Iptu Bambang bersama anggota melakukan penyelidikan kebenaran informasi itu. Setelah sudah yakin adanya peredaran minuman beralkohol, anggota Unit Shabara melakukan pemeriksaan di lokasi yang diprediksi menjadi tempat menyimpan dan menjual miras tersebut.

HD pun tak bisa mengelak setelah polisi menggerebek dan melakukan penyitaan di warungnya di Desa Pesu, Kecamatan Maospati. Petugas menemukan satu botol minuman keras ditaruh dalam botol kemasan bekas air mineral netto 1.500 ml, yang diduga berisi arjo.

“Kita lakukan pengamanan barang bukti dan tersangka pelaku pelanggaran, untuk dimintai keterangan dalam proses penyidikan tindak pidana ringan di Mapolsek Maospati. Sampai saat ini masih diperiksa guna melengkapi pemberkasan berita acara. Dalam kasus ini tersangka akan dikenakan pasal 2 ayat 1 UU Stablat No.377 tahun 1949," terang Iptu Bambang.

Kapolsek Maospati Kompol Basuki Dwikoranto mengatakan menjelang Ramadan polisi memang gencar memerangi penyakit masyarakat termasuk peredaran miras guna menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Maospati.