2 Petani Ponorogo Jadi Buron Polisi Gara-Gara Curi Kayu

ilustrasi pencurian kayu, ilegal logging, pembalakan liar. (Reuters)
04 Mei 2018 11:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Dua petani asal Desa Suru, Kecamatan Sooko, Ponorogo, Jarni, 40, dan Giono, 35, menjadi buronan polisi karena terlibat kasus pencurian  kayu di hutan milik Perhutani petak 110 A RPH Gunung Tukul BKPH Pulung KPH Madiun.

"Peristiwa pencurian kayu hutan di lahan Perhutani terjadi di RPH Gunung Tukul, Selasa [1/5/2018]. Ada dua pelaku pencurian yang saat ini buron," kata Kasubbag Humas Polres Madiun Kota, AKP Sudarmanto, Jumat (4/5/2018).

Dia menuturkan pencurian kayu hutan  ini terbongkar saat petugas penjaga hutan sedang berpatroli di area hutan jati petak 110 A Dukuh Gunung Tukul, Desa Suru, Kecamatan Sooko, Selasa dini hari. Saat itu petugas menjumpai dua orang mencurigakan di dalam hutan. Dua orang itu sedang memikul kayu jati.

Melihat dua orang mencurigakan itu, si penjaga hutan lalu mengejar dan bermaksud menangkap mereka. Namun, kondisi medan yang sulit dan gelap membuat penjaga hutan itu kehilangan jejak. Kedua pencuri itu pun berhasil melarikan diri.

Penjaga hutan itu kemudian mencari barang bukti yang tertinggal di lokasi kejadian yaitu berupa dua gergaji kayu, sejumlah balok kayu, dan sepeda motor. "Selanjutnya penjaga hutan itu melapor ke Polsek Sooko," kata AKP Sudarmanto.

Atas laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mencari kedua pelaku di rumah masing-masing. Namun, kedua pelaku telah kabur dan tidak ada di rumah.