BPJS Ketenagakerjaan Madiun Bagi-Bagi Cokelat dan Cenderamata

ilustrasi BPJS ketenagakerjaan. (Solopos/Dok)
03 Mei 2018 05:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Memperingati Hari Buruh Sedunia, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Madiun membagi-bagikan cokelat, jajanan pasar, dan cenderamata kepada peserta yang datang ke kantor setempat mulai Rabu (2/5/2018) hingga Jumat (4/5/2018).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madiun R. Edy Suryono di Madiun, Rabu, mengatakan selain sebagai bentuk apresiasi BPJS Ketenagakerajaan kepada peserta saat Hari Buruh Sedunia, kegiatan tersebut juga bertujuan menjalin hubungan harmonis antara BPJS Ketenagakerjaan dengan pesertanya.

Dia menambahkan pembagian cokelat, jajanan gratis, dan cenderamata kepada pelanggan juga dilakukan di seluruh Kantor Cabang Perintis (KCP) BPJS di bawah Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Madiun. Yaitu meliputi KCP BPJS Ketenagakerjaan Ngawi, Ponorogo, dan Pacitan.

"Hari ini secara serentak kegiatan seperti ini juga dilakukan di KCP Ngawi, Ponorogo, dan Pacitan. Semua pelanggan yang datang ke kantor kami berikan janjanan gratis. Sedangkan cenderamata kami sediakan seluruhnya 100 buah termasuk untuk KCP," jelasnya.

Edy Suryono menjelaskan cokelat dan jajanan pasar tersebut dibagikan secara gratis kepada seluruh peserta yang datang ke kantornya untuk mengurus klaim jaminan hari tua (JHT) maupun tamu dari badan usaha yang berkepentingan dengan program BPJS Ketenagakerjaan.

Sedangkan cenderamata, ungkap dia, diberikan kepada peserta yang bisa menjawab pertanyaan dari Kepala BPJS Ketenagakerjaan dan karyawan yang bertugas dalam kegiatan tersebut.

"Kami membagikan cokelat dan jajanan pasar secara gratis kepada semua peserta yang datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan Madiun. Dan bagi peserta yang bisa menjawab pertanyaan, kami berikan cenderamata," ujar Edy di sela kegiatan tersebut.

Adapun, cenderamata yang disediakan bagi penjawab pertanyaan atau kuis antara lain mug, payung, dan bantal leher. Sebagian besar pertanyaan yang disampaikan kepada pelanggan BPJS Ketenagakerjaan adalah tentang program BPJS Ketenagakerjaan.

Di antaranya adalah undang-undang tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Pensiun, serta klaim yang diterima peserta program BPJS.

Edy menambahkan, pertanyaan yang disampaikan berikut penjelasannya tersebut sekaligus sebagai bentuk kegiatan sosialisasi tentang program dan layanan BPJS Ketenagakerjaan.

"Kegiatan semacam ini juga merupakan cara-cara kami untuk melakukan sosialisasi. Sehingga para pelanggan diharapkan lebih tahu dan memahami tentang program-program BPJS dan manfaatnya," katanya.

Dengan peningkatan pemahaman tersebut, diharapkan jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Madiun akan bertambah. Data menyebutkan, jumlah kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan Madiun sampai April 2018 telah mencapai 136.878 orang. 

Tokopedia

Sumber : Antara