Kecelakaan Madiun: 1 Pesilat PSHT Korban Truk Masuk Jurang di Madiun Meninggal Dunia

Petugas dan warga mengevakuasi korban yang merupakan penumpang truk pengangkut pesilat PSHT. Truk terjun ke jurang sedalam 20 meter di Desa Suluk, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Minggu (29/4 - 2018). (Istimewa/Hendro)
29 April 2018 23:00 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Satu orang pesilat yang merupakan salah satu dari penumpang truk yang masuk jurang di Desa Suluk, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, meninggal dunia. Pesilat itu meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Dr. Soedono, Kota Madiun, Minggu (29/4/2018) malam.

Pesilat yang dikabarkan meninggal tersebut bernama Aris Sansita. Kasatlantas Polres Madiun, AKP Imam Mustolih, mengatakan saat ini korban yang mengalami luka ringan sudah dipulangkan setelah mendapat perawatan di rumah sakit. "Yang luka ringan sudah dipulangkan," jelas dia, Minggu malam.

Tokopedia

Imam menuturkan saat ini masih ada dua korban dalam peristiwa nahas itu yang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Saat ini polisi masih memeriksa sopir truk berpelat nomor AE 8178 BC itu. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian.

Seperti diberitakan Madiunpos.com sebelumnya, truk yang mengangkut rombongan pesilat dari perguruan silat PSHT mengalami kecelakaan dengan masuk ke jurang sedalam 20 meter di Desa Suluk, Kecematan Dolopo, Kabupaten Madiun, Minggu sekitar pukul 13.40 WIB. Sebanyak 36 pesilat mengalami luka-luka, lima di antaranya mengalami luka berat.

Para pesilat ini hendak pulang ke rumah setelah mengikuti kegiatan long march dan pendadaran kenaikan tingkat di Ngebel, Ponorogo.