Pemkot Madiun Terima Penghargaan dari Gubernur Jatim

Wali Kota Sugeng Rismiyanto menerima penghargaan dari Gubernur Jatim Soekarwo, Jumat (27/4 - 2018). (Istimewa/Pemkot Madiun)
29 April 2018 18:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun  menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) yang dinilai baik. LPPD Pemkot Madiun juga mendapat peringkat ke-25 secara nasional dengan atribut dua bintang.

Penghargaan yang diserahkan Gubernur Jawa Timur Soekarwo saat Upacara Hari Otonomi Daerah XXII di halaman Kantor Gubernur Jatim, Jumat (27/4/2018), tersebut diterima Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto. Sugeng Rismiyanto mengatakan LPPD Kota Madiun 2016 itu meraih penghargaan atas prestasi kinerja status sangat tinggi dengan skor 3,2399.

Atas capaian ini, LPPD Kota Madiun menempati peringkat 25 tingkat nasional. "Ini merupakan satu upaya Pemkot Madiun  dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,’’ kata Sugeng dalam siaran pers yang dikutip Madiunpos.com, Minggu (29/4/2018).

Dia menyampaikan pemghargaan ini merupakan hasil jerih payah seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), DPRD, TNI, Polri, dan masyarakat Kota Madiun. Tanpa dukungan dari semua unsur tentunya penghargaan ini sulit untuk diraih.

‘’Ini penghargaan kita semua. Semoga sinergitas yang terjalin baik selama ini terus ditingkatkan demi keberlangsungan pemerintahan daerah yang baik dan lebih baik lagi,’’ ujar dia.

Sugeng menyampaikan penghargaan ini untuk tahun anggaran 2016. Harapannya penghargaan serupa bisa diraih kembali untuk tahun anggaran 2017, 2018, dan seterusnya.

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, menyampaikan penghargaan ini diraih bukan sekadar seremonial. Tetapi bisa menjadikan evaluasi kinerja untuk kesejahteraan masyarakat.

Dia menuturkan pendapatan per kapita masyarakat Jatim meningkat 250% dalam tempo sepuluh tahun terakhir. Pendapatan perkapira di Jatim pada 2008 senilai Rp16 juta. Sedangkan pendapatan per kapita tahun 2017 mencapai Rp51 juta.

‘’Pembangunan merupakan tanggung jawab bersama. Para leader harus kompak. Kekompakan merupakan kunci sukses pembangunan di Jatim,’’ jelas Pakde Karwo, sapaan akrabnya.