20% Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi di Kota Madiun

Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Madiun mengecek emisi gas buang sepeda motor di kompleks Balai Kota Madiun, Jumat (27/4 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
28 April 2018 13:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun menyatakan sejauh ini kualitas udara di Kota Madiun masih di tergolong normal. Namun, kualitas udara yang masih sehat ini harus terus dijaga dengan tidak mengendarai kendaraan yang emisinya di atas ambang batas.

Saat pelaksanaan Uji Petik Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor, kemarin, DLH Kota Madiun menemukan masih banyak kendaraan tidak lulus uji emisi. 

"Dari 950 kendaraan roda dua yang telah diuji, terdapat 20 persennya yang dinyatakan tidak lulus," ujar Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kota Madiun, Feti Indriani Ariyanti, di Madiun, Jumat (27/4/2018).

Menurut dia, parameter lulus uji emisi yaitu kandungan CO tidak sampai 4,5 persen dan hydro carbon (HC) tidak melebihi 12000 ppm untuk sepeda motor dua tak. Sedangkan untuk sepeda motor empat tak yaitu CO tidak melebihi 5,5 persen dan hydro carbon HC tidak melebihi 2400 ppm.

Adapun, sebagian besar kendaraan yang tidak lulus uji emisi yaitu sepeda motor dua tak. Tetapi, ada juga beberapa sepeda motor empat tak yang memiliki tahun pembuatannya baru juga tidak lulus uji emisi. Hal ini karena terkadang perawatannya kurang baik.

Agar lulus uji emisi, lanjut Feti, para pengedara diharapkan rajin melakukan servis rutin. Selain itu juga tune up mesin, membersihkan saringan bahan bakar minyak secara rutin. Kemudian mengurangi putaran mesin tinggi, memeriksa tekanan ban, melakukan spooring serta mengganti suku cadang yang aus.

Kendaraan yang diuji emisi dalam kesempatan itu, tidak hanya kendaraan dinas berpelat merah tetapi juga kendaraan roda dua milik masyarakat umum.

Ia menjelaskan, uji petik emisi gas buang kendaraan bermotor penting dilakukan. Hal itu untuk mengetahui tingkat kepatuhan masyarakat berkaitan dengan gas buang kendaraan yang dihasilkan. Pengujian tersebut juga bertujuan supaya mengurangi polusi udara yang tercemar akibat gas buang kendaraan bermotor.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya.

 

Tokopedia

Sumber : Antara