Wali Kota Madiun Tegur Dindik karena Serapan Anggaran Rendah

ilustrasi anggaran. (Solopos/Dok)
27 April 2018 01:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto menyentil Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun karena penyerapan anggaran pada periode triwulan pertama tahun 2018 masih tergolong rendah, yakni hanya Rp200 juta dari total anggaran Rp39 miliar.

"Saya minta serapan agar lebih optimal. Saya tidak ingin serapan menumpuk di akhir tahun anggaran," kata Wali Kota di Madiun, Kamis (26/4/2018).

Keinginan Sugeng Rismiyanto agar organisasi perangkat daerah (OPD) meningkatkan serapan anggaran dinilai wajar mengingat sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) tahun lalu cukup tinggi yakni mencapai Rp300 miliar.

Karena itu, lanjut Wali Kota Madiun, serapan anggaran di Dinas Pendidikan dan OPD lainnya harus lebih maksimal. Hal itu agar tujuan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan warga Kota Madiun dapat terwujud.

Terkait hal itu, Kepala Dindik Kota Madiun Heri Wasana membenarkan jika serapan Dindik belum memuaskan. Hal itu karena sebagian kegiatan pendidikan wajib menyesuaikan jadwal dari provinsi dan pusat.

Selain itu, belum banyak kegiatan di triwulan pertama tahun ini sehingga pihaknya belum dapat melakukan serapan. Beberapa kegiatan lain juga wajib menyesuaikan jadwal. Salah satunya, ungkap Heri Wasana, sertifikasi hingga pendidikan dan pelatihan (diklat) guru.

"Pendidikan itu mempunyai kalender tersendiri. Punya jadwal kegiatan tersendiri. Beberapa di antaranya harus menyesuaikan dengan provinsi dan pusat. Pastinya, akan kami segerakan sekiranya itu memungkinkan," kata Heri.

Kadindik Madiun menyatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan internal OPD-nya. Khususnya terkait kegiatan-kegiatan yang sudah masuk dalam APBD. Kegiatan yang sekiranya dapat dilakukan lebih awal akan didahulukan.

Pejabat yang baru dilantik itu menambahkan instruksi Wali Kota untuk lebih mengoptimalkan serapan akan dijadikan motivasi bagi dirinya dan jajaran.

Sumber : Antara