Pemkab Tulungagung Sidak Pelaksanaan UNBK SMP, Ini Hasilnya

25 April 2018 09:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, TULUNGAGUNG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melakukan tinjauan lapangan secara acak demi mengevaluasi pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMP/MTs.

"Sidak kami lakukan untuk mengantisipasi sekaligus mengevaluasi pelaksanaan ujian setelah gangguan kemarin (Senin, 23/4/2018)," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Indra Fauzi di Tulungagung, Selasa (24/4/2018).

Meskipun tidak ada gangguan lanjutan terjadi, namun tim peninjau yang dipimpin oleh Sekda Indra Fauzy mendapati satu siswa di SMPN Gondang sempat mengalami gangguan pada peranti laptop yang digunakan untuk mengerjakan soal UNBK.

Operator atau proktor yang bertugas segera bertindak memperbaiki, sehingga siswa bersangkutan bisa secepatnya mengerjakan mata ujian.

Menurut petugas, gangguan server yang terjadi pada hari pertama pelaksanaan UNBK itu terjadi akibat adanya gangguan pada server di pusat. "Kalau gangguan dari pusat, kami tidak bisa mengantisipasi," kata Indra Fauzy.

Indra menyatakan tercatat sebanyak 118 lembaga setingkat SMP/MTS negeri maupun swasta sudah melaksanakan UNBK. Namun belum semua lembaga sekolah memiliki fasilitas komputer yang memadai jumlah dan spesifikasinya.

Indra tidak menampik jika masih ada lembaga sekolah yang masih menumpang dalam pelaksanaan UNBK pada tahun ini. "Untuk lembaga yang melakukan UNBK secara mandiri sebanyak 67 lembaga, kemudian untuk lembaga semi mandiri dalam melaksanakan UNBK sebanyak 22, sedangkan lembaga yang menumpang penuh sebanyak 29 lembaga," katanya.

Ketua DPRD Tulungagung Supriyono yang juga ikut sidak menyatakan, gangguan yang terjadi dalam UNBK karena teknis yakni server dari pusat. Hal inilah yang nantinya harus dilaporkan pihak dinas kepada pusat sebagai bahan evaluasi.

"Adanya gangguan dalam UNBK jelas membuat peserta terganggu kenyamanannya dalam mengerjakan," katanya.

Tokopedia

Sumber : Antara