Khofifah Ingin Bank Penyalur KUR Ada di Pasar Tradisional

Khofifah Indar Parawansa (Antara/Didik Suhartono)
24 April 2018 05:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, KEDIRI -- Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bertemu dengan para pedagang di Pasar Gurah, Kabupaten Kediri, Senin (23/4/2018). Khofifah menyapa para pedagang termasuk para pembeli di pasar, mengenalkan dirinya adalah Khofifah calon Gubernur Jatim.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah berharap ke depan di pasar tradisional ada bank penyalur kredit usaha rakyat karena bisa membantu masyarakat kecil yang membutuhkan.

"Setiap di dalam pasar tradisional harusnya ada bank penyalur KUR sehingga pelaku usaha mikro dan kecil mudah mengakses permodalan murah," katanya.

Permodalan murah, kata Khofifah, karena ada sebagian yang ditanggung pemerintah lewat APBN. Terlebih lagi, bunga yang diterapkan cukup terjangkau hanya 7 persen per tahun. Para pedagang dan masyarakat kecil bisa memanfaatkan dengan meminjam dana di bank penyalur KUR tersebut.

"Di Jatim, saya kebetulan belum menemukan bank penyalur KUR di dalam pasar, padahal bunga 7 persen per tahun. Ini murah karena sebagian ditanggung pemerintah. Sederhana dan mudah bagi pemerintah menyiapkan dan bagi pedagang bahkan orang yang belanja di pasar bisa akses KUR dengan bunga 7 persen per tahun. Itu yang menurut saya sudah harus disegerakan di pasar tradisonal pastikan KUR itu ada," katanya.

Khofifah Indar Parawansa juga berdialog dengan para pedagang terkait dengan kondisi pasar dan harapan ke depan. Ternyata, yang dikeluhkan juga sama dengan para pedagang di pasar tradisional lainnya yang sudah dikunjunginya, salah satunya terkait infrastruktur.

"Selalu saya di setiap keliling ke pasar tradisional di Jatim, mereka sampaikan meminta tolong ini nanti dibangun, sebab jika hujan banjir," kata dia.

Khofifah menambahkan, dengan membangun pasar tradisional juga turut serta memberikan ke warga yang belanja di pasar traditional termasuk perlindungan ke pedagang. Salah satu untuk solusi pembangunan infrastruktur dengan memanfaatkan dana bantuan CSR.

Ia juga merasa yakin, jika pasar tradisional diperbaiki, infrastruktur dibangun bisa membuat para penjual dan pembeli nyaman di pasar. Sebab, selama ini jika hujan deras terjadi, akan terjadi becek, dan mereka menghindari belanja ke pasar.

Dalam kesempatan tersebut, selain dialog dengan para pedagang, Khofifah juga memborong sejumlah barang jualan pedagang, misalnya pisang serta kue. Seluruhnya juga dibagikan lagi ke masyarakat yang ada di pasar.

Kampanye Khofifah di pasar juga diikuti atraksi dari para pemusik. Mereka menyanyikan lagu ajakan mendukung serta memilih Khofifah dan Emil di Pilkada Jatim 2018 dengan disertai lantunan alat-alat musik. 

Tokopedia

Sumber : Antara