Gempa Bumi 4,2 SR Goyang Jember, Ini Dampaknya

Ilustrasi gempa (Reuters)
23 April 2018 14:05 WIB News Madiun Share :

Madiunpos.com, JEMBER -- Wilayah Kabupaten Jember Jawa Timur diguncang gempa bumi  tektonik berkekuatan 4,2 Skala Richter (SR), Senin (23/4/2018) pukul 10.23 WIB. Gempa bumi tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangkates Musripan mengatakan analisis BMKG menunjukkan gempa bumi berkekuatan 4,2 SR dengan pusat gempa di laut pada koordinat 8.65 LS - 113.62 BT, jaraknya 52 km barat daya Jember dengan kedalaman 10 km.

"Sebagian wilayah Jember diguncang gempa bumi tektonik, namun gempa tersebut tidak berpotensi terjadi tsunami," kata Musripan saat dihubungi dari Jember.

Dia mengatakan berdasarkan peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan dampak gempa bumi menimbulkan guncangan pada I-II skala intensitas gempa bumi (SIG) BMKG atau II - III MMI di wilayah Kecamatan Puger dan kawasan Tegalboto, Kabupaten Jember.

Menurutnya laporan yang diterima Stasiun Geofisika Karangkates menyebutkan di daerah tersebut yakni Kecamatan Puger dan kawasan Tegalboto di Kecamatan Sumbersari dirasakan guncangan gempa bumi oleh beberapa orang.

"Hingga saat ini belum ada laporan lebih lanjut mengenai dampak gempa bumi dan jika ditinjau dari lokasi pusat gempanya, maka gempa bumi itu diakibatkan oleh aktivitas subduksi," tuturnya.

Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, tampak gempa bumi tersebut termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

Hingga analisis tersebut dibuat pukul 11.29 WIB, lanjut dia, tidak tercatat adanya gempa bumi susulan, sehingga kepada warga di wilayah Puger, Tegalboto dan sekitarnya diimbau agar tetap tenang.

"Kami imbau masyarakat tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang menyesatkan karena gempa bumi tidak bisa diprediksi dan pihak BMKG baru akan menyampaikan release gempa bumi setelah terjadi gempa dan dilakukan analisa," katanya.

Pada bagian lain, anggota staf Humas dan Protokol Universitas Jember (Unej) Iim Fahmi Ilman yang berada di kawasan Tegalboto mengaku tidak merasakan guncangan gempa bumi dan aktivitas di Kantor Pusat Unej berjalan lancar.

"Tadi aktivitas di rektorat Unej berjalan seperti biasa karena tidak ada yang merasakan guncangan gempa bumi dan tidak ada kepanikan," katanya. Pihak Humas dan Protokol Unej, lanjut dia, mengetahui adanya gempa bumi dari teman-teman di media sosial.

KOMENTAR

Sumber : Antara