Mendag Pastikan Harga Beras Stabil hingga Ramadan

Pedagang barang kebutuhan pokok, Yuna, memperlihatkan beras medium di karung goni di Pasar Ir. Soekarno, Sukoharjo, Minggu (15/4 - 2018). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)
19 April 2018 15:05 WIB Antara Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- Pemerintah memastikan harga beras medium di seluruh wilayah Indonesia stabil, khususnya hingga bulan suci Ramadan mendatang. hal itu ditegaskan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita seusai memimpin telekonferensi di Kantor Perusahaan Umum (Perum) Bulog Divre Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (19/4/2018).

"Tadi kami gelar telekonferensi dengan seluruh Kepala Divre Badan Urusan Logistik atau Bulog, yang juga dihadiri Kepala Dinas Perdagangan dari berbagai provinsi, untuk memastikan harga beras stabil pada bulan suci Ramadan," ujarnya kepada wartawan. 

Mendag menjelaskan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium adalah Rp9.450 per kilogram. Dalam telekonferensi tersebut, Mendag mendapat laporan di sejumlah daerah harga beras medium masih berada di atas HET, seperti di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Timur, selain ada pula di beberapa wilayah yang di bawah HET.

"Namun rata-rata di berbagai wilayah harga beras medium sudah sesuai HET, bahkan ada yang di bawah HET, seperti di Aceh, Sulawesi Selatan dan Jambi," katanya.

Sedangkan harga beras medium di sejumlah daerah yang sampai hari ini masih di atas HET, Mendag mendorong mulai besok Jumat (20/4/2018) harganya harus seusai dengan HET.

"Saya pastikan mulai besok harga-harga beras medium di seluruh wilayah Indonesia semuanya sudah sesuai dengan HET," ucapnya.

Mendag Enggartiasto menjamin stok beras aman hingga Bulan Suci Ramadan. "Stok beras untuk seluruh wilayah Indonesia aman rata-rata hingga empat sampai lima bulan mendatang," katanya.

Mendag memastikan tidak akan ada penimbunan beras oleh pihak-pihak tertentu selama bulan suci Ramadan.

"Kalau ada kartel yang mencoba memainkan harga beras, kita sudah punya Tim Satuan Tugas Pangan yang akan segera melakukan penindakan," kata dia menegaskan.