Janda Kaya di Ngawi Dirampok, Uang Rp7,5 Juta dan Perhiasan Amblas

Ilustrasi garis polisi. (polri.go.id)
19 April 2018 11:05 WIB Antara Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Aparat Polres Ngawi menyelidiki kasus perampokan yang dialami Kinawati, 63, janda kaya pemilik toko kelontong  warga Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Korban bersama sejumlah anggota keluarganya diancam dan diikat oleh para pelaku yang diperkirakan berjumlah lima orang. 

"Korban adalah satu keluarga yang sempat diikat oleh kawanan pelaku. Kasus ini masih diselidiki lebih lanjut untuk menangkap pelaku," ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Ngawi AKP Maryoko kepada wartawan di Ngawi, Rabu (18/4/2018).

 

Selain Kinawati, ungkap Kasatreskrim, korban lainnya adalah adik Kinawati, Suparno, dan neneknya, Sadinem. Saat beraksi, para pelaku mengikat pemilik rumah agar leluasa menggasak harta.

Hasil pemeriksaan sementara, ungkap dia, para pelaku masuk rumah dengan mendobrak pintu belakang. Kelima pelaku lalu menggiring seluruh penghuni rumah ke dalam kamar di bawah ancaman senjata tajam. Selain diancam senjata tajam, korban mengaku diikat tangan dan dilakban mulutnya.

Tidak berdaya, korban lalu menyerahkan seluruh uang yang ada di rumah sebanyak Rp7,5 juta dan sejumlah perhiasan. Tidak hanya itu, pelaku juga menggasak sejumlah barang dagangan toko korban, di antaranya ratusan slop rokok.

Setelah mengambil uang, perhiasan, dan barang dagangan korban, para pelalu kabur meninggalkan rumah dalam keadaan korban masih terikat.

Korban akhirnya berteriak meminta tolong, hingga terdengar oleh tetangga. Saat ditemukan warga, kedua korban yakni Kinawati dan adiknnya dalam kondisi terikat di pagar pintu samping rumah. Sementara, sang nenek dibiarkan terikat di dalam rumah.

Selain mengalami trauma, para korban juga mengalami luka pada bagian tangan akibat bekas ikatan tali para pelaku pencurian.

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga memintai keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi. Di lokasi, polisi menemukan sejumlah barang dagangan korban yang tercecer akibat dirusak pelaku. Polisi masih mengejar para pelaku.