Pilkada 2018: Panglima TNI Tegaskan Purnawirawan Jangan Pengaruhi Netralitas Prajurit

Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan rombongan berziarah ke makam Panglima Besar Jenderal Sudirman di TMP Kusumanegara Yogyakarta, Minggu (10/12/2017) - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
18 April 2018 23:05 WIB Antara Madiun Share :

Madiunpos.com, MAGETAN -- Ajang pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Panglima TNI Hadi Tjahjanto menegaskan purnawirawan TNI tidak boleh memengaruhi netralitas prajurit TNI dalam pelaksanaan Pilkada.

"Keikutsertaan beberapa purnawirawan TNI dalam pilkada tidak boleh mempengaruhi netralitas prajurit TNI," tegas Panglima TNI dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Komandan Batalyon Komando 463 Paskhas, Letkol Pas Sigit Sasongko, selaku inspektur upacara pada upacara bendera 17-an di Batalyon Komando 463 Paskhas Lanud Iswahjudi Magetan, Selasa (17/4/2018).

Hadi Tjahjanto menambahkan partisipasi para purnawirawan menunjukkan adanya penghargaan kepada masyarakat sekaligus wujud partisipasi aktif dalam politik setelah kembali ke tengah-tengah masyarakat. "Namun, partisipasi tersebut tidak boleh menyeret TNI ke kancah politik praktis," kata Panglima TNI.

Dia menyebutkan salah satu tantangan yang akan dihadapi TNI dalam waktu dekat adalah Pilkada serentak di 171 daerah di seluruh Indonesia.

"Untuk itu, prajurit TNI harus menjaga netralitasnya. Karena TNI adalah institusi strategis yang memiliki jangkauan sampai ke pelosok nusantara dan mendapat kepercayaan tinggi dari masyarakat," ujar Panglima TNI Hadi Tjahjanto..