9 Pelajar SMA/SMK Kota Madiun Tak Ikuti UNBK, Ini Alasannya

Ilustrasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK). (Antara)
15 April 2018 17:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Sembilan siswa SMA/SMK di Kota Madiun diketahui tidak mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK), beberapa waktu lalu. Pemerintah menyiapkan ujian susulan bagi sembilan siswa yang tidak ikut ujian tersebut.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Madiun, Kresna Herlambang, mengatakan sembilan siswa dari SMA/SMK yang tidak mengikuti UNBK itu terdiri atas delapan siswa SMK dan satu siswa SMA.

Dia menuturkan ujian susulan dijadwalkan pada 17-18 April 2018. "Diharapkan para siswa yang tidak mengikuti UNBK bisa mengikuti ujian susulan," kata dia yang dikutip Madiunpos.com dari siaran pers Pemkot Madiun, Sabtu (14/4/2018).

Delapan siswa SMK yang tidak mengikuti UNBK berasal dari sekolah yang berbeda-beda. Satu siswa dari SMK Gula Rajawali dan satu siswa dari SMK Gamaliel 1 Madiun dengan alasan mengundurkan diri.

Kemudian seorang siswa SMK YP-17 1 yang mengalami kecelakaan. Tiga siswa masing-masing dari SMK PGRI 1 Madiun, SMK PGRI 3 Madiun, dan SMK Sore tidak diketahui alasannya tidak mengikuti UNBK.

Khusus siswa SMK PGRI 1 Madiun, orang tuanya sudah dipanggil. Satu siswa SMKN 3 Madiun tidak mengikuti UNBK karena keluar sekolah. Sedangkan satu siswa SMAN 1 Madiun tidak ikut UNBK karena sakit dan harus dirawat di rumah sakit.

Secara umum, kata Kresna, pelaksanaan UNBK di Kota Madiun berjalan lancar. Soal dapat didistribusikan sesuai waktu yang telah ditentukan. Tidak ditemukan kendala jaringan Internet maupun listrik yang mengganggu jalannya ujian. Beberapa sekolah harus gabung dengan sekolah lainnya karena jumlah siswanya sedikit.