Teknologi PT Inka Madiun Bikin Menteri Perkeretaapian Senegal Kagum

Perwakilan Pemerintah Senegal bersama direksi PT Inka melihat kondisi interior Kereta LRT di workshop PT Inka di Kota Madiun, Jumat (13/4/2018) - Madiunpos.com/Abdul Jalil
14 April 2018 04:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Menteri Perkeetaapian Senegal, Afrika, Abdou Ndane Sall, sangat terkesan dengan PT Industri Kereta Api  (Inka) yang dimiliki Indonesia. Dia mengaku tidak menyangka Indonesia memiliki industri kereta api dengan teknologi tinggi.

Hal itu dikatakan Abdou Ndane Sall setelah berkeliling mengunjungi workshop PT Inka yang ada di Kota Madiun, Jumat (13/4/2018) siang.

Menteri Perkeretaapian negara di Benua Afrika itu melihat area workshop PT Inka mulai dari perakitan kereta sampai finishing kereta. Selain itu, menteri Senegal itu juga melihat beberapa kereta yang diproduksi Inka antara lain kereta bandara Solo, kereta LRT Palembang, kereta Kedinasan atau kereta kepresidenan, hingga kereta komersial pesanan PT KAI.

Abdou mengatakan sangat terkesan dengan kemajuan perkeretaapian di Indonesia. Setelah melihat produk dari PT Inka, ia mengaku ingin memiliki kereta api dari Indonesia. "Sebelumnya sudah ada komunikasi dan memperlihatkan spek-spek KA. Kemudian ada pertemuan Indonesia-Afrika Forum," kata dia dalam bahasa Prancis dan diterjemahkan Dubes Indonesia untuk Senegal, Mansyur Pangeran.

Setelah melakukan kunjungan ini, Abdou yakin untuk memulai kerja sama dengan Indonesia di bidang pengadaan kereta api. Abdou juga menginginkan produk KA dari PT Inka bisa beroperasi di negaranya.

"Kami sangat tertarik sekali. Teknologinya tinggi. Kami sudah lihat ke dalam. Seluruh produknya sangat mengesankan," jelas Abdou.

Lebih lanjut, dia menilai Indonesia sudah mampu membuat produk kereta dengan teknologi yang maju. Selain itu, juga didukung dengan kedisiplinan dan kualitas sumber daya manusia.

Pemerintah Senegal berminat untuk membeli produl kereta api dari PT Inka. Kerja sama ini tinggal ditindaklanjuti.

Direktur Utama PT Inka, Budi Noviantoro, mengatakan kedatangan perwakilan pemerintah Senegal ke PT Inka merupakan tindak lanjut dari pertemuan Indonesia Africa Forum di Bali beberapa hari lalu. Dia menyampaikan pemerintah Senegal berencana memesan 10 lokomotif ke PT Inka. Tetapi, untuk nilai kontrak belum disepakati.

"Rencana membeli 10 lokomotif. Belum kontrak. Tapi Senegal ini serius," kata Budi di sela-sela kunjungan perwakilan Pemerintah Senegal di PT Inka di Kota Madiun.



Tokopedia