Guru PNS di Ponorogo Ditangkap Polisi Gara-Gara Hamili Siswanya

ilustrasi pencabulan. (Solopos/Whisnu Paksa)
13 April 2018 21:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di salah satu sekolah di Kecamatan Balong, Ponorogo, berinisial P, harus mendekam di sel tahanan Mapolres setempat gara-gara mencabuli anak didiknya hingga hamil. Siswi yang dicabuli berinisial A, 15, kini hamil tujuh bulan.

Guru PNS di sekolah itu telah melampiaskan nafsu bejatnya itu kepada A hampir delapan bulan di sejumlah lokasi. Salah satunya di dalam rumah dan gubuk di areal persawahan.

Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant, mengatakan guru PNS itu yang memiliki dua anak ini sengaja memberikan sejumlah barang yang diinginkan korban supaya korban diam. Barang-barang yang diberikan yaitu mulai handphone, baju, jaket, hingga celana.

"Untuk menutupi tindakan bejatnya, pelaku sengaja memberikan berbagai barang kepada korban. Bahkan tindakan asusila ini sudah dilakukan berkali-kali karena korban sudah termakan tipu daya tersangka," kata Radiant kepada wartawan di Mapolres Ponorogo, Kamis (12/4/2018).

Aksi bejat yang dilakukan tersangka ini terbongkar setelah orang tua A melihat adanya kejanggalan pada perut A. Kehamilan A diketahui saat diperiksakan ke Puskesmas.

Saat ditangkap polisi, P berkilah dan membantah telah mencabuli  anak didiknya itu. Namun, setelah digeledah rumahnya akhirnya P mengakui perbuatannya itu. "Atas perbuatannya itu, pelaku bakal dijerat dengan Pasal 81 ayat 2 UU RI No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp300 juta," jelas dia yang dikutip Madiunpos.com dari laman tribratanewsponorogo.com, Jumat (13/4/2018).