Kecelakaan Ngawi: Berangsur Normal, Kecepatan KA di Jalur Ngawi Bisa 60 Km/Jam

Kondisi KA Sancaka yang mengalami kecelakaan setelah ditabrak truk tronton, Sabtu (7/4 - 2018) pagi. (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
11 April 2018 21:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Perjalanan kereta api (KA) di jalur Ngawi berangsur mulai membaik pascakecelakaan KA Sancaka di KM 215+8 antara Stasiun Kedungbangteng-Walikukun, Jumat (6/4/2018) lalu. Pada Rabu (11/4/2018), kecepatan kereta yang melewati jalur tersebut sudah bisa mencapai 60 km/jam.

Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, mengatakan saat ini kereta yang melalui jalur tersebut bisa dengan kecepatan 60 km/jam. Beberapa hari sebelumnya pascakecelakaan terjadi dilakukan pembatasan kecepatan hanya 20 km/jam.

Tokopedia

"Untuk kecepatan masih dilakukan pembatasan khusus di lokasi kecelakaan. Untuk membuat jalur tersebut normal kembali setidaknya dibutuhkan waktu dua hari lagi," terang dia saat di Kantor Daop VII Madiun, Rabu (11/4/2018).

Mengenai kerugian yang diderita PT KAI, Edi masih menghitung seluruh kerugian dari peristiwa tersebut. "Banyak yang bertanya soal itu. Kami masih menghitungnya," ujar dia.

Manajer Humas PT KAI Daop Madiun, Supriyanto, mengatakan perbaikan rel sudah dilakukan. Selasa lalu, rel sepanjang 200 meter di lokasi kejadian sudah diganti. Penggantian rel ini semakin memperkuat jalur tersebut sehingga sudah bisa dilalui kereta dengan kecepatan normal.

Bangkai lokomotif dan kereta Sancaka masih ada di lokasi kejadian. Pengangkatan bangkai lokomotif direncanakan pada Kamis hingga Jumat (12-13/4/2018) pagi.

"Rencana Kamis dan Jumat besok akan dilaksanakan pengangkatan material lokomotif dan kereta," kata Supriyanto.