Kecelakaan Ngawi: Terluka Parah, Begini Kondisi Terkini Asisten Masinis KA Sancaka

Kondisi KA Sancaka yang mengalami kecelakaan setelah ditabrak truk tronton, Sabtu (7/4 - 2018) pagi. (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
11 April 2018 00:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Setelah dirawat beberapa hari di RSUD Dr. Soedono Madiun, Hendra Wahyudi, asisten masinis KA Sancaka yang terluka parah saat kecelakaan di jalur kereta Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jumat (6/4/2018), sudah mulai pulih.

Hendra saat ini sudah bisa berkomunikasi. "Kami sampaikan untuk kondisi asisten masinis, Hendra Wahyudi, saat ini sudah membaik. Pasien mulai dilatih duduk dan berjalan di kamar perawatan. Komunikasinya sudah lancar dan tekanan darahnya normal," jelas Manajer Humas PT KAI Daop VII Madiun, Supriyanto, Selasa (10/4/2018).

Dia menyampaikan penumpang KA Sancaka yang belum mendapatkan perawatan kesehatan dari PT KAI pada waktu kejadian dan mendapat masalah kesehatan setelah kecelakaan terjadi akan mendapat bantuan biaya perawatan. Semua biaya kesehatan akibat dampak musibah KA Sancaka alam ditanggung PT KAI melalui PT Jasa Raharja dan PT Jasindo.

Untuk itu penumpang yang mengalami masalah kesehatan setelah kecelakaan bisa secepatnya melapor ke PT KAI Daop VII Madiun melalui nomor telepon 082214193671. Kalau sudah berobat sendiri biaya akan diganti oleh PT KAI melalui kantor Jasa Raharja terdekat dengan menunjukan tiket KA Sancaka yang mengalami kecelakaan.

"Penumpang KA Sancaka tersebut yang mengalami kondisi sakit akibat musibah kemarin bisa menghubungi stasiun terdekat. Kami akan bantu," ujar dia.

Lebih lanjut, untuk kondisi jalur kereta di wilayah Mantingan sudah mulai normal. Saat ini kereta api yang melalui jalur tersebut sudah bisa melaju dengan kecepatan 40 km/jam. Normalisasi jalur terus dilakukan hingga kondisi jalur seperti semula.

Supriyanto menuturkan pada Senin lalu, PT KAI juga telah menggunakan alat berat MPJR atau mesin perawatan jalan rel supaya lebih menguatkan jalur sepanjang 200 meter tersebut. "Kegiatan perawatan jalan ini dilaksanakan di sela-sela longgar jadwal KA sehingga tidak mengganggu perjalanan KA," jelas dia.



Tokopedia