Kecelakaan Ngawi: Dampak Laka Sancaka, Calon Penumpang Berbondong-Bondong Kembalikan Tiket

Puluhan orang mengantre pembelian tiket di loket Stasiun Madiun, Minggu (8/4/2018). (Abdul Jalil - Madiunpos.com)
08 April 2018 21:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Calon penumpang terus berdatangan ke Stasiun Madiun pascakecelakaan KA Sancaka, Jumat (6/4/2018) lalu. Mereka berbondong-bondong mengembalikan tiket KA yang sudah bereka beli karena jadwal kereta molor terlalu lama dan bahkan keberangkatannya tidak pasti.

Banyaknya penumpang yang mengembalikan tiket kereta ini menjadi salah satu dampak yang terasa bagi PT KAI setelah KA Sancaka menabrak truk trailer di jalur KM 215+8, Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jumat malam lalu.

Pantauan Madiunpos.com di Stasiun Madiun, Minggu (8/4/2018) siang, puluhan orang antre di ruang Customer Service Stasiun Madiun. Mereka antre mengurus pengembalian tiket kereta yang telah dipesan. Setelah kecelakaan KA Sancaka terjadi, pengelola stasiun menerima pengembalian tiket kereta yang telah dipesan.

Seorang penumpang yang mengembalikan tiket KA, Zizta, mengatakan terpaksa mengembalikan tiket KA yang telah dipesan karena jadwal keberangkatan tidak pasti setelah kecelakaan KA Sancaka terjadi. Sesuai jadwal keberangkatan, kata dia, KA Bangunkarta jurusan Jakarta akan berangkat dari Stasiun Madiun pukul 19.00 WIB.

Namun, setelah ada kecelakaan itu jadwal keberangkatan menjadi tidak pasti karena kondisi jalur yang belum normal. "Belum ada informasi yang memastikan keberangkatan keretanya. Jadi saya putuskan untuk mengembalikan tiket. Saya butuh kepastian untuk sampai di Jakarta," jelas warga Maospati, Kabupaten Magetan ini.

Zizta menuturkan tiket kereta yang sudah dibeli akan diganti uang pembayaran dipotong 25%. Untuk pengambilan uang pengganti bisa diambil di loket satu bulan mendatang.

"Iya kalau keretanya tidak bisa jalan gara-gara kecelakaan kemarin akan diganti 100%. Kalau saya ini kan karena keinginan sendiri untuk membatalkan sehingga ada potongannya," terang dia.

Zizta tidak mempermasalahkan potongan tersebut. Menurut dia, saat ini yang terpenting bisa mendapatkan jadwal kereta lain yang bisa mengantarnya ke Jakarta. "Saya ini mau pesen tiket ke Jakarta lagi untuk keberangkatan Selasa besok," ujar dia.

Manajer Humas PT KAI Daops VII Madiun, Supriyanto, mengatakan selama dua hari pada Jumat dan Sabtu lalu sudah ada sekitar 1.200 penumpang yang mengembalikan tiket mereka. Sedangkan untuk hari Minggu ini, belum ada data yang direkap.

Dia menuturkan penumpang yang mengembalikan tiket KA paling banyak yaitu pada Sabtu. "Penumpang yang keretanya terdampak dari kecelakaan kemarin akan mendapat kembalian sesuai harga beli tiket dan tidak ada potongan," ujar dia.