Kecelakaan Ngawi: 570 Penumpang KA Sancaka Dievakuasi ke Stasiun Kedungbanteng

Kondisi truk yang ditabrak KA Sancaka di Ngawi. (Madiunpos/Abdul Jalil)
07 April 2018 08:45 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Seluruh penumpang Kereta Api Sancaka yang mengalami kecelakaan di perlintasan KA di KM 215+8, tepatnya di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, dievakuasi ke Stasiun Kedungbanteng. Lokasi stasiun itu berjarak sekitar 6 km dari titik lokasi kejadian.

Pantauan Madiunpos.com di lokasi, Jumat (6/4/2018) sekitar pukul 23.00 WIB, enam gerbong KA Sancaka tersebut ditarik ke Stasiun Kedungbanteng. Sedangkan beberapa gerbong masih berada di lokasi dan menunggu proses evakuasi.

Manajer Humas PT KAI Daop VII Madiun, Supriyanto, mengatakan KA Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya itu memiliki sembilan kereta. Lima kereta eksekutif dan empat kereta ekonomi.

Jumlah penumpang KA Sancaka itu ada sebanuak 570 orang. Yaitu terdiri dari 250 penumpang kereta eksekutif dan 320 penumpang kereta ekonomi.

"Seluruh penumpang sudah dievakuasi ke Stasiun Kedungbanteng. Tadi enam gerbong ditarik lokomotif menuju ke Stasiun Kedungbanteng," jelas dia kepada wartawan di lokasi.

Seluruh penumpang tersebut akan dinaikkan bus untuk menuju ke tujuan masing-masing.

Saat ini proses evakuasi gerbong masih terus dilakulan. Karena ada dua gerbong dan satu lokomotif yang anjlok dari rel kereta.