Kebakaran Madiun: Kompleks Sekolahan Santo Yusuf Terbakar, 4 Ruangan Hangus

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di ruang TU SDK Santo Yusuf di Jl. Diponegoro, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (6/4/2018) - Madiunpos.com/Abdul Jalil
06 April 2018 11:25 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Kompleks Persekolahan Santo Yusuf Kota Madiun di Jl. Diponegoro, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, terbakar, Jumat (6/4/2018) sekitar pukul 01.00 WIB.

Api menghanguskan empat ruangan di kompleks sekolahan tersebut.

Pantauan Madiunpos.com di lokasi, Jumat pagi, empat ruang di kompleks Yayasan Mardiwijana Madiun atau Santo Yusuf dipasangi police line.

Satu ruangan yaitu ruang Tata Usaha (TU) SD Santo Yusuf di sekolahan tersebut ludes terbakar.

Beberapa petugas pemadam kebakaran terlihat masih ada di lokasi untuk memadamkan api yang masih terlihat. Sejumlah guru dan pengurus yayasan juga terlihat di lokasi kebakaran.

Penjaga kompleks Persekolahan Santo Yusuf, Boni, mengatakan saat peristiwa kebakaran itu terjadi dirinya berada di sekolah. Dia mengetahui ada asap dari ruang TU SDK Santo Yusuf.

"Saya mulai masuk kerja jam 21.00 WIB, saya memang jaga malam. Saat itu sekitar pukul 01.00 WIB, saya melihat api dan asap mengepul di ruang TU SD," kata dia kepada wartawan di lokasi.

Boni menuturkan api semakin membesar hingga satu ruangan yang berisi dokumen-dokumen dan peralatan ekstrakurikuler ludes terbakar. Dia pun langsung lari untuk memberitahukan kebakaran ini kepada ketua yayasan.

"Saya langsung lari ke ketua yayasan dan ngontak pemadam kebakaran," ujar dia.

Beberapa saat kemudian, pemadam kebakaran datang ke lokasi kejadian dan langsung memadamkan api.

Selain ruang TU, tiga ruang kantin yang berada persis di sampingnya juga terbakar. Selain itu, kebakaran ruang TU yang berada di lantai I juga berimbas ke ruang komputer yang berada persis di atas ruang TU.

"Saya ga tahu penyebabnya apa. Listrik atau apa saya ga tahu," ujar pria yang sudah bekerja di sekolah itu sejak 1998.

Kepala SMPK Santo Yusuf, Martinus, mengatakan hampir seluruh barang di ruang TU tersebut ludes terbakar.

Dia memerinci barang yang terbakar antara lain beberapa ijazah siswa, alat olahraga, alat musik, tenda, tiga unit laptop, tiga unit komputer, dan buku induk sekolahan. 

"Benar hampir semuanya terbakar. Hanya ruang TU SD saja yang ludes. Kalau ruang komputer yang ada di atasnya tidak terbakar," jelas dia. Kebakaran Madiun, Komplek Persekolahan Santo Yusuf,