Dari Satlantas Madiun, Ini Identitas Polisi Meninggal saat Kejar Pelaku Kejahatan di Magetan

Sepeda motor petugas Satlantas Polres Madiun Kota yang terjatuh saat mengejar mobil pelaku kejahatan di Desa/Kecamatan Nguntoronadi, Magetan, Selasa (3/4 - 2018). (Solopos/Abdul Jalil)
03 April 2018 17:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Polisi yang meninggal dunia saat mengejar pelaku kejahatan di Desa/Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Selasa (3/4/2018) pagi, diketahui merupakan anggota Satuan Lalu Lintas Polres Madiun Kota. Polisi itu bernama Aipda Atok Wahudi.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Sonny Budi Adityawan, mengatakan Selasa pagi anggota Satlantas Polres Madiun Kota sedang melakukan operasi rutin di perempatan Te'an Kota Madiun. Saat itu ada mobil Toyota Avanza berwarna hitam berpelat nomor AE 1462 FL yang tidak mau berhenti ketika hendak diperiksa petugas.

Bukannya menghentikan laju kendaraannya, sopir mobil itu justru langsung tancap gas dan menghindari petugas. "Itu operasi rutin lalu lintas. Ada kendaraan Avanza tidak mau berhenti saat diperiksa," kata dia kepada wartawan.

Lantaran tidak mau berhenti, petugas Satlantas mencurigai sopir mobil itu sebagai pelaku kejahatan. Anggota Satlantas Polres Madiun Kota bernama Aipda Atok Wahudi bersama rekannya lalu mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox berpelat nomor AE 5464 CC mengikuti mobil itu.

"Tidak ada kejar-kejaran. Diikuti anggota. Saat itu diikuti sampai memutari alun-alun dan mengarah ke Takeran," terang dia.

Setibanya di lokasi kejadian, Desa/Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, tiba-tiba Aipda Atok Wahudi merasa lemas dan tidak bisa mengendalikan sepeda motornya. Hingga akhirnya sepeda motor itu tersungkur dan Aipda Atok serta rekannya terjatuh.

Sonny menyampaikan Aipda Atok Wahudi mengalami luka lecet di bagian dagu dan bibir. Warga Jl. Sanggar Manis 2, Perumahan Manisrejo 2, Kota Madiun, itu meninggal dunia di lokasi.

"Keterangan dari anggota yang dibonceng, tiba-tiba [Aipda Atok] lemas dan tidak dapat mengendalikan kendaraan hingga terjatuh," ujar dia.

Jenazah Aipda Atok Wahudi telah diserahkan kepada keluarganya dan dibawa ke rumah duka. Jenazah polisi itu rencananya dimakamkan di TPU Jl. Kepala Sari Kota Madiun.