Ada 39 Underpass, 29 Overpass, dan 2 Simpang Susun di Jalan Tol Ngawi-Wilangan

Gerang tol Madiun. (Solopos/Abdul Jalil)
03 April 2018 03:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Tol Ngawi-Kertosono ruas Ngawi-Wilangan telah diresmikan Presiden Joko Widodo, Kamis (29/3/2018). Di ruas Tol Ngawi-Wilangan ada dua simpang susun dan 39 underpass serta 29 overpass.

Tol Ngawi-Kertosono sepanjang 87 kilometer ini merupakan bagian dari Tol Trans Jawa sepanjang 1.167 km yang membentang dari Merak sampai Banyuwangi. Direktur Utama PT NKJ, Iwan Moedyarno, mengatakan pengerjaan jalan tol Ngawi-Kertosono ini dimulai September 2015.

Pengerjaan megarproyek ini terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama sepanjang 50 km dari Ngawi sampai Wilangan dan menghabiskan anggaran negara senilai Rp5,5 triliun. Sedangkan bagian kedua merupakan dukungan pemerintah pusat dengan panjang 37 km dari Wilangan hingga Kertosono.

Pengerjaan bagian kedua ini baru mencapai 60 persen. "Pembebasan lahannya sudah 98 persen. Kami targetkan pembangunan rampung tahun ini," kata dia, Kamis lalu.

Iwan menyampaikan Tol Ngawi-Wilangan ini memiliki empat gerbang tol yaitu gerbang tol Ngawi, gerbang tol Madiun di Desa Dumpil, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, gerbang tol Mejayan, dan gerbang tol Wilangan di perbatasan Kabupaten Madiun-Nganjuk tepatnya di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan.

Dia menyampaikan ruas tol Ngawi-Wilangan ini memiliki dua simpang susun yaitu simpang susun Madiun sebagai akses kendaraan keluat masuk Kota Madiun. Simpang susun kedua di Caruban sebagi akses keluar masuk dari dan ke Kabupaten Madiun.

Sepanjang ruas tol ini terdapat 39 underpass dan 29 overpass sebagai akses kendaraan di luar jalur tol. "Flyover sudah masuk dalam site plan. Dalam satu hingga dua bulan ke depan kami targetkan selesai," ujar dia.