Arus Penumpang KA Daops VII/Madiun Diprediksi Memuncak 2 Januari

Espos / Sunaryo Haryo BayuKA MADIUN JAYA - Para penumpang KA Madiun Jaya bersiap menaiki KA saat tiba di Stasiun Solo Balapan yang tiba dari Yoyakarta, Mulai Kamis (1 - 7) KA Madiun Jaya melayani rute Madiun/Solo/Yogya PP dalam 2 kali perjalanan
25 Desember 2017 21:05 WIB Redaksi Solopos Madiun Share :

Arus penumpang di stasiun Daops VII/Madiun diprediksi mencapai puncak pada 2 Januari 2018.

Madiunpos.com, MADIUN -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop VII/Madiun memprediksi puncak arus penumpang kereta api (KA) pada libur Natal dan Tahun Baru ini akan terjadi pada 2 Januari 2018. Hal itu juga dipicu berakhirnya masa libur kerja maupun sekolah.

"Terutama untuk volume angkutan kereta api jurusan antarkota di wilayah Jawa Timur, kami prediksi akan terjadi kepadatan [penumpang] pada awal tahun baru sebagai imbas berakhirnya libur sekolah, Natal, dan Tahun Baru," kata pejabat Humas PT KAI Daop VII/Madiun, Supriyanto, kepada Antara, Senin (25/12/2017).

Ia mengatakan tren peningkatan jumlah penumpang naik maupun turun di stasiun-stasiun wilayah Daop VII sudah terpantau mengalami kenaikan sejak 22 Desember 2017. Berdasarkan data Humas PT KAI (Persero) Daop VII/Madiun, jumlah penumpang yang naik dari sejumlah stasiun di wilayah Daop Madiun pada 22 Desember sebanyak 14.188 orang, kemudian pada 23 Desember ada 14.670 orang, sedangkan pada 24 Desember sebanyak 15.363 orang.

Sedangkan penumpang KA yang turun di sejumlah stasiun wilayah Daop Madiun pada 22 Desember sekitar 15.804 orang dan pada 23 Desember sekitar 16.739 orang kemudian pada 24 Desember sekitar 16.644 orang.

"Jumlah penumpang itu merupakan penumpang yang naik dan turun di sejumlah stasiun di Daop VII/Madiun, di antaranya Madiun, Jombang, Kertosono, Kediri, Tulungagung, dan Blitar. Mereka diangkut dengan 44 perjalanan KA jarak jauh reguler, 10 KA jarak jauh tambahan, dan 10 KA lokal," katanya.

Supriyanto menjelaskan jumlah penumpang di setiap stasiun mengalami peningkatan secara signifikan dibandingkan dengan hari biasa. Contohnya di Stasiun Tulungagung biasanya penumpang hanya 850-1.100 orang pada hari biasa, pada 22 Desember penumpang naik sekitar 1.408 orang dan penumpang turun sebanyak 1.746 orang.

Lalu pada 23 Desember, penumpang yang naik sekitar 1.477 orang dan yang turun 1.671 orang. Lalu pada 24 Desember penumpang yang naik sekitar 1.367 orang dan yang turun 1.634 orang.

"Peningkatan penumpang ini dikarenakan liburan sekolah yang bersamaan pada perayaan hari raya Natal 2017 dan tahun baru 2018," tuturnya.

Tokopedia