NATAL 2017 : Semarak Ribuan Lilin Malam Natal di Surabaya

Umat Kristiani menyalakan lilin saat misa malam Natal di Gereja Bethany, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (24/12 - 2017). (Antara)
25 Desember 2017 17:05 WIB Redaksi Solopos Madiun Share :

Ribuan lilin dinyalakan umat Kristiani di Surabaya pada malam Natal, Minggu (24/12/2017).

Madiunpos.com, SURABAYA -- Umat Kristiani di Surabaya menyalakan ribuan lilin saat mengikuti prosesi puncak ibadah Natal di Gereja Bethany Nginden, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (24/12/2017) malam.

"Menyalakan lilin di malam Natal sudah menjadi tradisi di gereja kami," ujar Ketua Diaken Gereja Bethhany Nginden Surabaya Franky Jacobus saat diwawancari Antara seusai mengikuti peribadatan Natal.

Dia memprediksi sedikitnya 5.000 umat nasrani dari Kota Surabaya dan sekitarnya mengikuti prosesi puncak peribadatan natal pada malam hari itu di Gereja Bethany Nginden Surabaya.

"Kalau hari-hari biasa, peribadatan di Gereja Bethany Nginden digelar tiga kali, yaitu pukul 06.30 WIB, 09.30 WIB, dan 13.30 WIB," katanya.

Sedangkan peribadatan rutin setiap Minggu di Gereja Bethany Nginden Surabaya biasanya digelar pukul 16.30 WIB. "Tapi khusus untuk malam Natal, semua jemaat kami kumpulkan jadi satu pada puncak peribadatan Natal yang dimulai pukul 18.00 WIB," katanya.

Malam itu, penyalaan lilin dilakukan serentak oleh seluruh jemaat setelah kebaktian yang dipimpin Pendeta Samuel Sianti dari Gereja Bethany Nginden. Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya Komisaris Besar Polisi Rudi Setiawan menjamin umat Nasrani dapat beribadah Natal dengan khusyuk dan aman.

Sejak dua hari sebelumnya, polisi telah mensterilkan seluruh gereja dari kemungkinan adanya ancaman bom atau ancaman lainnya. Polrestabes Surabaya mendata terdapat 354 gereja di Kota Surabaya yang menggelar peribadatan Natal.

"Kami kerahkan 1.200 personel gabungan dari kepolisian, TNI, dan Pemerintah Kota Surabaya untuk mengamankan Natal," katanya.

Mantan Direktur Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Selatan ini memastikan ribuan personel gabungan tersebut akan terus dikerahkan untuk mengamankan Kota Surabaya hingga masa liburan Tahun Baru 2018. "Kami ingin umat Nasrani khusyuk menjalankan ibadah Natal dan masyarakat juga dapat merayakan pergantian tahun dengan tertib dan aman," ucapnya.

Tokopedia