Jumlah Penumpang KA di Stasiun Madiun Naik Tipis

Kunjungan Komunitas Rail Daops IV di Stasiun Madiun, Kamis (20/8 - 2015) (Twitter.com)
23 Desember 2017 20:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Jumlah penumpang kereta api selama masa angkutan Nataru 2017/2018 diperkirakan 227.259 orang.

Madiunpos.com, MADIUN -- Jumlah penumpang kereta api di wilayah Daops VII Madiun selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2017/2018 diperkirakan mencapai 227.259 penumpang.

Jumlah ini mengalami kenaikan sekitar 4,13% dibandingkan masa angkutan Nataru 2016/2017 atau sebanyak 218.237 orang. Manajer Humas PT KAI Daop VII Madiun, Supriyanto, mengatakan pada musim angkutan Nataru tahun ini di wilayah Daop Madiun disediakan lima kereta api tambahan.

Lima kereta api tambahan itu adalah Gajayana relasi Malang-Gambir, Sancaka relasi Surabaya Gubeng-Yogyakarta, Brantas relasi Blitar-Pasarsenen, Pasundan relasi Surabaya Gubeng-Kiara Condong, dan Matarmaja relasi Malang-Pasarsenen. "Kereta tambahan ini mulai beroperasi sejak tanggal 15 Desember 2017 sampai 7 Januari 2018," kata dia, Sabtu (23/12/2017).

Supri menyampaikan selama masa angkutan Nataru di wilayah Daop Madiun ada 54 perjalanan kereta api setiap hari ke sejumlah daerah meliputi 44 perjalanan KA reguler dan 10 perjalanan KA tambahan. Puncak arus mudik Natal 2017 di Daops Madiun terjadi Jumat (22/12/2017) dengan jumlah penumpang sebanyak 15.191 orang.

"Sebenarnya setiap hari selama masa angkutan Nataru kali ini seluruh seat habis terpesan. Tetapi, kami melihat pada hari Jumat adalah puncaknya," ujar Supri.

Menurut dia, kepadatan penumpang kerata api saat ini terjadi di semua jalur. Kepadatan penumpang pada saat Natal dan Tahun Baru berbeda dibanding saat Lebaran.

"Kalau Lebaran itu kan yang ramai saat mudik biasanya dari arah Jakarta. Tetapi kalau ini tidak, dari barat maupun timur sama-sama ramai," kata dia.

Tokopedia