Jelang Natal dan Tahun Baru 2018, Polsuska dan Masinis Madiun Ikuti Tes Urine

Tim medis Daop VII Madiun memeriksa urine salah satu masinis di Stasiun Madiun, Kamis (21/12/2017). (Abdul Jalil/JIBI - Madiunpos.com)
21 Desember 2017 17:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Sebanyak 25 kru kereta api dan Polsuska mengikuti tes urine untuk memastikan tidak mengonsumsi narkoba.

Madiunpos.com, MADIUN -- Menjelang penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018, para masinis, asisten masinis, kondektur, dan Polsuska, menjalani tes urine di Dipo Lokomotif Stasiun Madiun, Kamis (21/12/2017).

Hal ini untuk memastikan mereka siap membawa penumpang kereta api menuju ke tujuan masing-masing selama masa angkutan Nataru 2018. Sejumlah kru kereta api secara bergantian membawa wadah yang sudah berisi urine masing-masing.

Selanjutnya, urine di dalam wadah itu diberi alat pendeteksi dan dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatan. Manajer Humas PT KAI Daop VII Madiun, Supriyanto, mengatakan ada 25 kru kereta api dari masinis, asisten masinis, sampai anggota Polsuska yang menjalani tes urine.

Dia menuturkan kru diperiksa secara acak. Pemeriksaan ini untuk memastikan seluruh kru kereta api yang bertugas selama masa angkutan dalam kondisi sehat dan tidak mengonsumsi alkohol maupun obat-obatan terlarang.

"Sampai sejauh ini tidak ada yang positif mengonsumsi narkoba maupun zat adiktif lainnya," jelas dia.

Selain itu, seluruh kru masinis dan asisten masinis juga diperiksa kesehatan dan psikologis. Sebelum menjalankan kereta, mereka juga ditanya sedang memiliki masalah keluarga atau dengan teman.

"Setelah lolos tes psikologis barulah mereka diizinkan untuk menjalankan kereta," kata Supri.

Kru kereta api yang terbukti mengonsumsi minuman beralkohol akan langsung dilarang jalan. Sedangkan yang positif mengonsumsi narkoba akan langsung ditindak tegas.

Menurut dia, kesehatan para kru kereta api sangat diperhatikan karena ini menyangkut keselamatan dan kenyamanan penumpang. Apalagi pada saat momen Natal dan Tahun Baru 2018.

Seorang kru kereta api, Suryanto, mengaku tenang setelah mengikuti tes urine dan hasilnya negatif. Dia menyampaikan seorang masinis harus menjaga kesehatan dan konsentrasi selama bertugas.

Tokopedia